Ada Kakek Diamankan Polisi, Pembuat Hoax pun Beraksi

Ada Kakek Diamankan Polisi, Pembuat Hoax pun Beraksi
Seorang warga melihat postingan hoax di media sosial tentang tertangkapnya penculik anak, Rabu (8/3). Polres Banyumas menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan berita hoax. Foto: Dimas Prabowo/Radar Banyumas/JPNN.com

jpnn.com, TASIKMALAYA - Para pembuat hoax memang kurang ajar. Memanfaatkan kemalasan masyarakat kebanyakan menyaring informasi, mereka berusaha memantik keresahan dengan menyebar berita bohong. 

Seperti yang terjadi di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (19/3). Foto seorang pria tua yang sedang digiring polisi beredar luas di media sosial dan sempat membuat geger.

Bagaimana tidak, foto tersebut dibumbui informasi bahwa sang kakek adalah penculik yang ditangkap aparat di Tasikmalaya.

Padahal, pria tua bernama Nana Suryana itu bukan penculik. Sebelum dibawa polisi, dia ditemukan warga Kampung Leuwi Urug, Tasikmalaya duduk terdiam di bawah pohon bambu di sekitaran Sungai Ciloseh yang kering. Keadaanya menghawatirkan. Mukanya lebam dan tampak ada darah kering.

Masyarakat dan anggota kepolisian kemudian membawa Nana ke Mapolsek, karena khawatir terjadi apa-apa. Sepanjang perjalanan menuju polsek, Nana berbicara ngelantur ke sana-kemari saat menjawab pertanyaan dari warga.

Mereka sampai di Polsek Indihiang sekitar pukul 15.00. Lalu Nana dibawa anggota Polsek Indihiang ke RSUD dr Soekardjo.

Tingkahnya makin aneh, selain bicara ngelantur dia langsung berlari-lari mengganggu pasien yang ada di RSUD dr Soekardjo. Bahkan ia sempat melompat dari mobil patroli polisi.

Setelah penemuan tersebut, tiba-tiba foto Nana ketika dituntun oleh polisi dan warga menuju mobil patroli tersebar di media sosial. Di bawah foto tersebut terdapat caption yang menyebut pria tersebut adalah seorang penculik.

Para pembuat hoax memang kurang ajar. Memanfaatkan kemalasan masyarakat kebanyakan menyaring informasi, mereka berusaha memantik keresahan dengan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News