Ada Pabrik Narkoba di Batam, BNN Bergerak, 3 Orang Ditangkap

Ada Pabrik Narkoba di Batam, BNN Bergerak, 3 Orang Ditangkap
Kepala BNN Petrus Reinhard Golose bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengecek bahan narkoba yang akan diolah menjadi sabu-sabu di kamar sewaan yang dijadikan pabrik pembuatan narkoba di Batam, Kamis (21/7/2022). (ANTARA/Yude)

jpnn.com, BATAM - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap kasus pabrik pembuatan narkoba di rumah sewaan di Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Dalam pengungkapan itu, BNN turut mengamankan sejumlah pelaku.  

Kepala BNN Komjen Petrus Reinhard Golose menyatakan dalam pengungkapan itu petugas berhasil mendapatkan sabu-sabu yang sudah berupa kristal maupun yang masih perlu diolah sebanyak 5.032 gram.

Jenderal bintang tiga ini mengatakan dalam kasus itu, salah satu pelaku mantan anggota polisi dari Malaysia berinisial MS (34), sedangkan dua orang lainnya dari Batam, NS (47) dan AS (25).

Barang bukti yang diperoleh petugas sedang dilakukan pengecekan di laboratorium untuk mengetahui apakah benar-benar bahan pokok sabu-sabu seperti dikatakan para pelaku.

“Saat ini kami sudah mengirimkan beberapa sampel dan melakukan pengecekan di lab BNN RI di Bogor, nanti dari keterangan tersangka dan dari proses pemeriksaan ini apakah sesuai nanti dengan kami periksa di lab,” katanya di Batam, Kamis (21/7). 

Terkait dengan bahan baku pembuatan narkotika tersebut, Petrus mengatakan masih harus melakukan penyelidikan lebih dalam karena kasus ini baru saja terungkap. 

Menurut keterangan sementara dari para pelaku, kata dia, barang sudah diolah dari Malaysia dan dibawa ke daerah itu. “Akan tetapi, kami masih perlu penyelidikan lebih dalam seperti cara pembuatannya, pengolahannya, dan pemasarannya, karena itu baru hasil dari pemeriksaan sementara,” pungkas Komjen Petrus Golose

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat bahwa ada pabrik pembuatan sabu-sabu di salah satu rumah di perumahan di Batam, Kepri.

BNN bergerak dan menemukan pabrik narkoba di Batam, Kepri. Tiga pelaku ditangkap, salah satunya ternyata.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News