Ada Potensi Banjir Rob, BMKG Mengingatkan Warga Pesisir Manggarai Waspada

Ada Potensi Banjir Rob, BMKG Mengingatkan Warga Pesisir Manggarai Waspada
Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. (ANTARA/Fransiska Mariana Nuka)

jpnn.com - LABUAN BAJO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Manggarai meminta warga pesisir mewaspadai potensi banjir rob atau banjir pesisir di wilayah tersebut.

"Kami imbau warga waspada potensi banjir pesisir atau rob di pesisir utara dan selatan wilayah Kabupaten Manggarai mulai hari ini hingga 8 Januari 2023," kata Kepala Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Manggarai Decky Irmawan ketika dihubungi dari Labuan Bajo, Jumat (6/1).

Dia mengatakan peringatan dini itu dikeluarkan karena wilayah Manggarai sedang berada pada musim hujan dan adanya Ex Siklon Tropis Ellie di Australia bagian barat, yang memicu peningkatan kecepatan angin termasuk dalam wilayah Manggarai.

Selanjutnya, ada aktivitas Gelombang Rossby dan Gelombang Kelvin yang menyebabkan wilayah Manggarai diprakirakan berpotensi hujan intensitas ringan hingga sedang disertai angin kencang dari pagi sampai sore hari selama tiga hari ke depan.

Decky mengatakan warga yang tinggal di pesisir pantai harus mewaspadai banjir rob yang menyebabkan naiknya air laut ke pesisir pantai.

Apabila hujan disertai angin kencang terjadi dalam durasi panjang, warga yang tinggal di pesisir pantai harus segera mengungsi.

Kondisi ini tentunya juga mengganggu aktivitas warga yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan.

Selain potensi banjir rob, Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Manggarai juga memberikan peringatan dini waspada terhadap gelombang laut yang mencapai empat meter di Laut Sawu bagian utara dan Selat Sumba bagian timur yang dapat mencapai 2,5 meter.

Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Manggarai meminta warga pesisir mewaspadai potensi banjir rob atau banjir pesisir di wilayah tersebut.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News