Adian: Saya Terganggu Erick Thohir Bilang Presiden Juga Titip Komisaris

Adian: Saya Terganggu Erick Thohir Bilang Presiden Juga Titip Komisaris
Adian Napitupulu. Foto: Ricardo/JPNN.com

Karena, makna kata Menitip dan memerintahkan adalah dua hal yang sangat berbeda.

Menurutnya, kata menitip menempatkan presiden sebagai pemohon dan Erick Thohir sebagai penentu.

"Melalui pernyataannya itu Erick Thohir menempatkan dirinya seolah berada di atas presiden atau dengan kata lain, presiden yang menjadi pembantu dan Erick yang menjadi presiden," katanya.

Adian kembali menyatakan, tidak tidak mengerti mengapa ucapan yang memutarbalik posisi menteri dan presiden bisa diucapkan oleh Erick. Ia kembali mempertanyakan maksud dan tujuan dari pernyataan tersebut.

"Apakah ucapan itu ekspresi spontan dari imajinasi terpendam untuk menjadi capres 2024 atau tidak, saya juga tidak mengerti.

Saya berharap telinga saya salah mendengar atau nalar saya salah memaknai apa yang saya dengar," tuturnya.

Jika kedua pernyataan yang saya dengar tidak salah, kata Adian kemudian, dan alur nalarnya juga tidak salah, maka boleh jadi kedua pernyataan itu merendahkan dua lembaga negara yaitu DPR dan presiden.

Ia lantas menyarankan Erick Thohir sebagai menteri BUMN perlu segera meluruskan atau meralat atau melengkapi pernyataannya.

Adian Napitupulu merasa terganggu dengan pernyataan Menteri BUMN Erick Thohir yang menyebut presiden juga titip komisaris.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News