Aduh! Pencoblosan Makin Dekat, 900 Orang KPPS Reaktif

Aduh! Pencoblosan Makin Dekat, 900 Orang KPPS Reaktif
Ilustrasi Pilkada 2020. Grafis: Sultan Amanda Syahidatullah

“Tes swab harus dilakukan untuk menentukan apakah mereka positif atau negatif Covid-19, sehingga mereka bisa diputuskan bekerja atau tidak pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 9 Desember nanti,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Padang, Riki Eka Putra mengatakan, sampai saat ini pihaknya mendapatkan data jumlah petugas KPPS yang hasil rapid test-nya reaktif sekitar 469 orang.

Data 469 orang itu merupakan jumlah yang didapat pada hari Sabtu oleh Dinkes Kota Padang dan di tingkat kelurahan.

“Jadi untuk data sampai hari Senin, kami belum mendapatkannya secara resmi karena proses pendataan dimulai dari tingkat kelurahan,” jelasnya.

Riki mengungkapkan, bagi petugas KPPS yang hasilnya dinyatakan reaktif, sebagian dari mereka telah melakukan tes swab dan menunggu hasil pemeriksaan serta sebagian lagi masih menunggu jadwal untuk melakukan tes swab.

Petugas KPPS di dua kelurahan yakni Kelurahan Airtawar Barat dan Lolongbelanti telah melakukan tes swab dan hasilnya sudah keluar.

“Ada sekitar 30 petugas KPPS di dua kelurahan itu hasilnya dinyatakan negatif Covid-19 meskipun pada saat rapid test dinyatakan reaktif,” ungkapnya.

Lebih lanjut Riki menyampaikan, jika nantinya ada petugas KPPS yang dinyatakan positif Covid-19, sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) mereka tidak boleh bertugas di TPS pada 9 Desember nanti, jika masih melakukan isolasi atau dirawat di rumah sakit (RS).

Kalau ada 2 orang yang positif Covid-19, maka masih ada 5 orang petugas lagi pada satu TPS sehingga proses pemungutan suara masih bisa berjalan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News