Aimar Qolbi Memiliki Kelamin Ganda Sejak Lahir, Butuh Bantuan

Aimar Qolbi Memiliki Kelamin Ganda Sejak Lahir, Butuh Bantuan
Aimar pemilik alat kelamin ganda berada dalam pangkuan ayahnya. Foto: Fadilah Munajat/Radar Cianjur

“Saya juga bingung selama ini saya arahkan main ke anak laki-laki, tapi kata dokter harus hati-hati, saya jadi bingung juga,” ungkap Iyan.

Jika dalam satu bulan hasil tes kromosom hasilnya seimbang antara pria dan wanita, maka harus dites hormon untuk melihat dominasinya.

“Kehati-hatian diperlukan, jika nanti saya arahkan laki-laki takutnya tumbuhnya perempuan, begitu juga sebaliknya,” kata Iyan.

Menurut Iyan, pihak RSHS baru bisa mengoperasi kelamin Aimar setelah ada kepastian dari hasil pemeriksaan. “Dokter enggak mau disalahkan karena jika dinyatakan laki-laki takut nantinya susu membesar, dan jika dinyatakan perempuan takut nantinya jakun keluar,” ungkapnya.

Aimar lahir di Puskesmas Cakung, Jakarta, saat Iyan dan Ida merantau. Kemudian pihak puskesmas memberi rujukan agar dilakukan perawatan di RS Persahabatan. Saat itu bayinya lahir normal sembilan bulan.

“Sejak lahir dokter pun sudah menyarankan untuk dites kromosom dan sebagainya, namun biayanya besar,” kata Iyan.

BACA JUGA: Bocah Berkelamin Ganda Dirujuk ke Jakarta

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Cianjur Teguh mengaku telah mengetahui peristiwa tersebut. Bahkan pihak Dinas Sosial telah berupaya membantu kesembuhan Aimar.

Meski memiliki kelamin ganda, Iyan dan Ida berkeyakinan bahwa anak ketiganya itu adalah seorang laki-laki, sehingga saat ini Aimar mempunyai karakter seperti laki-laki.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News