Airport Tax Lima Bandara Naik 80 Persen

Airport Tax Lima Bandara Naik 80 Persen
Airport Tax Lima Bandara Naik 80 Persen

Pengecualian untuk penerbangan domestik di Ngurah Rai itu dilakukan karena sampai saat ini renovasi masih berlangsung dan diperkirakan tuntas menjelang Agustus 2014.

Kenaikan tersebut perlu dilakukan karena AP I sudah sering mengucurkan investasi dalam perbaikan dan peningkatan kapasitas di beberapa bandara tersebut.

"Bisa dilihat kita bangun Bali, Balikpapan, Surabaya, dan akan segera membangun Semarang, Banjarmasin, dan Yogyakarta. Makassar tentunya dua kali lipat dari yang ada sekarang," katanya.

Selain dari sisi kapasitas, teknologi yang ditujukan untuk efektivitas dan peningkatan layanan kepada penumpang ditingkatkan. Handy menyebut bahwa teknologi Airport Operation Database (AOD) di Balikpapan untuk menyajikan fungsi atau tugas keamanan, informasi, dan lainnya.

"Kita berikan satu dalam satu ruang master control. Terbaru di Indonesia sehingga kita bisa tahu berapa banyak passanger yang akan di-handle dalam satu jam atau dua jam ke depan sehingga gate mana saja harus dibuka, garbarata mana saja yang akan digunakan," katanya.

Bali dan Balikpapan, menurut dia, juga lebih canggih dan baru sehingga memiliki teknologi otomatis untuk penanganan bagasi melalui barcode. "Dulu kita biasa melihat stiker atau tanda saat checking masih berdasarkan warna. Sekarang tidak lagi," ujarnya. (gen/c18/sof)


JAKARTA - Beban konsumen penerbangan kian bertambah. Setelah harga tiket makin mahal karena tambahan fuel charge, airport tax di bandara kawasan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News