Akhir Tahun, Maksimalkan Busway 24 jam

Akhir Tahun, Maksimalkan Busway 24 jam
Akhir Tahun, Maksimalkan Busway 24 jam

jpnn.com - JAKPUS – Kebutuhan masyarakat terhadap layanan busway 24 jam terus meningkat. Sayangnya, hingga kini PT Transjakarta sebagai operator busway baru menjalankan 20 unit busway di tiga koridor. Baru akhir tahun nanti 90 bus dioperasikan untuk mengatasi penumpukan penumpang.

Humas Unit Pengelola (UP) Transjakarta Sri Ulina Pinem mengungkapkan, penambahan bus tersebut ditargetkan sejak awal. Untuk menambah unit busway, pihaknya mengadakan sejumlah perbaikan bus-bus yang rusak. ’’Perbaikannya perlu ketelitian karena bus-bus tersebut umumnya sudah berumur tua,’’ katanya. Perbaikan juga bakal memakan waktu.

Dengan pelayanan ketika malam, lanjut dia, waktu tunggu di halte pun cukup pendek. Jika saat siang waktu tunggu paling lama 30 menit, dengan penambahan armada itu, bisa dipangkas separonya.

Selama ini busway 24 jam baru beroperasi di tiga koridor, yakni Koridor I (Blok M–Kota), III (Kalideres–Harmoni), dan IX (Pinang Ranti– Pluit). Koridor tersebut dipilih karena penumpangnya paling padat.

Di bagian lain, manajemen PT Transportasi Jakarta (PT TJ) menyatakan, BUMD yang akan mengelola busway menggantikan UP Transjakarta kini menyiapkan rencana integrasi seluruh moda transportasi dengan busway. Direktur Utama PT TJ Antonius Kosasih mengungkapkan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI mengenai persoalan itu. ’’Kami akan menyesuaikan masterplan integrasi lalu lintas di DKI,’’ ujarnya.

Setelah dua pihak bersepakat, PT TJ akan menyusun term of reference atau langkah-langkah pengintegrasian. Setelah tuntas, pihaknya segera menenderkan lembaga periset rencana tersebut. ’’Studi lembaga risetnya nanti kami targetkan selesai enam bulan,’’ jelasnya. (bad/git/c15/any)


JAKPUS – Kebutuhan masyarakat terhadap layanan busway 24 jam terus meningkat. Sayangnya, hingga kini PT Transjakarta sebagai operator busway


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News