Akui tak Bisa Atasi Permainan Tersembunyi Munaslub Golkar

Akui tak Bisa Atasi Permainan Tersembunyi Munaslub Golkar
Munaslub Partai Golkar di Nusa Dua, Bali. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - NUSA DUA - Ketua Komite Etik Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar Fadel Muhammad mengatakan, pihaknya telah menerima sejumlah  pengaduan terkait dugaan pelanggaran kode etik para calon ketua umum, penyelenggara munaslub, dan beberapa dugaan pelanggaran pihak-pihak terkait lainnya.

‎"Komite etik tetap melakukan pengawasan dengan satgas-satgas kami di tempat-tempat pemegang suara dan tempat-tempat di mana calon ketum tinggal. Kami awasi terus menerus dan mereka memberikan laporan secara berkala," ujar Fadel, Senin (16/5).

Menurut Fadel, hingga saat ini pihaknya telah menerima 205 pengaduan. Baik itu disampaikan secara lisan maupun lewat pesan singkat. Namun sayangnya, banyak pengaduan-pengaduan tersebut tidak bisa diproses, mengingat bukti-bukti yang kurang memadai.

"‎Komite etik juga telah memberi surat teguran keras, surat peringatan dan imbauan peringatan kepada masing-masing calon dan timses beserta orang-orang yang kami duga melanggar kode etik," ujarnya.

Dari total 205 pengaduan, komite etik ‎kata Fadel, menerbitkan 23 surat teguran. Dengan rincian 6 surat peringatan dan 17 berupa imbauan. Namun sayang siapa yang ditegur, komite etik kata Fadel, memutuskan tidak menyampaikannya kepada publik karena bersifat rahasia.

"‎Jujur saya katakan, kami tidak punya aparat yang cukup. Kami ada sepuluh orang satgas, tapi tidak cukup bisa memantau permainan-permainan yang mereka bikin secara detail atau tersembunyi," ujar Fadel. (gir/jpnn)



Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News