Alamak! Tiga Ibu Rumah Tangga Iseng Sebar Video Hoaks Penculikan Anak

Alamak! Tiga Ibu Rumah Tangga Iseng Sebar Video Hoaks Penculikan Anak
Video hoaks. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, BANYUWANGI - Tim Sergap Garda Blambangan Polresta Banyuwangi, Jatim menangkap tiga ibu rumah tangga yang menyebarkan video hoaks soal penculikan anak.

Ketiganya adalah RF, TF, dan AR. Para ibu ini mengunggah dan menyebarluaskan berita dan video hoaks penculikan anak yang disebut terjadi di sebuah sekolah dasar di Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, awalnya terdapat video yang belakangan diketahui direkam di sebuah sekolah di Kabupaten Kediri.

"Kemudian disebarkan ulang melalui akun media sosial yang dimiliki tiga ibu tersebut. Dalam posting-annya itu, ketiga ibu menyatakan peristiwa dalam video terjadi di sebuah sekolah di Kecamatan Kota, Kabupaten Banyuwangi," ujar Kombes Arman.

Lantaran sudah sangat meresahkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, telah mengeluarkan surat edaran yang disebarkan ke sekolah-sekolah se-Kabupaten Banyuwangi, agar waspada terhadap penculikan anak.

Mengetahui ada kejanggalan, polisi Banyuwangi segera melakukan patroli dunia maya.

Hasilnya, polisi mengamankan RF, TF, dan AR yang menyebarkan berita hoaks tersebut. "Kami berhasil melacak akun penyebar berita hoaks, dan berhasil menangkap pelaku," sambung Kombes Arman.

Saat dimintai keterangan, pelaku AR mengaku hanya meneruskan informasi yang diterima tanpa mengecek kebenaran berita tersebut.

Tiga ibu rumah tangga mengunggah dan menyebarluaskan berita dan video hoaks penculikan anak yang disebut terjadi di sebuah sekolah dasar di Banyuwangi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News