Alhamdulillah, Ulama Karimastik Sembuh dari COVID-19

Alhamdulillah, Ulama Karimastik Sembuh dari COVID-19
Ilustrasi ruang isolasi pasien positif COVID-19. Foto: ANTARA/dokumen

"Saat dipulangkan kondisi klinisnya membaik, baliau sudah tidak lemas lagi, dan tidak sesak nafas lagi," katanya.

Sementara itu, ulama Aceh HB bersyukur dirinya diberi kesembuhan oleh Allah SWT, berkat doa yang tulus dari seluruh masyarakat, sehingga telah dibolehkan pulang dan melanjutkan isolasi mandiri selama 14 hari di rumahnya.

"Alhamdulillah atas izin dari Allah SWT dan doa yang tulus tidak henti-hentinya dari semua masyarakat, saya sudah dibolehkan pulang dari ruang isolasi RICU RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh," katanya, dalam keterangan video yang direkam oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Aceh.

Dia menyebutkan bahwa wabah COVID-19 itu nyata adanya. Apa yang dirinya alami sejak hari pertama dirawat di rumah sakit bukan sebuah rekayasa.

"Gejala lemas, pusing, dan penurunan nafsu makan adalah salah satu dari gejala yang mengarahkan kepada COVID-19, pada orang diabetes seperti saya, begitulah yang dokter ahli jelaskan," katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan setelah dinyatakan positif COVID-19 dirinya langsung mengikuti anjuran dokter. Hal itu merupakan sebuah wujud ikhtiar terbaik yang harus dijalani saat kita dinyatakan positif COVID-19.

"Bukan menghindari, mencari-cari kesalahan ataupun mencari pembenaran. Hal demikian akan mengganggu kinerja dokter dan pemerintah dalam menekan angka penularan wabah ini," katanya.

Ia juga berterima kasih kepada Pemerintah Aceh dan seluruh tenaga kesehatan yang telah memonitor perkembangan kesehatannya setiap saat selama dirawat di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh.

Seorang ulama karismatik yang terpapar COVID-19 sudah dinyatakan sembuh setelah 10 hari dirawat di RS.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News