Amerika Mulai Gerah Lihat Kelakuan Pakistan, Pertimbangkan Akhiri Hubungan

Amerika Mulai Gerah Lihat Kelakuan Pakistan, Pertimbangkan Akhiri Hubungan
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony J Blinken . Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

jpnn.com, WASHINGTON DC - Amerika Serikat akan meninjau hubungannya dengan Pakistan dalam beberapa minggu mendatang untuk merumuskan peran apa yang Washington ingin mainkan terkait Afghanistan di masa depan, kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada Senin (13/9).

Dalam rapat dengar pendapat publik pertama di Kongres tentang Afghanistan sejak pemerintah Afghanistan dukungan AS runtuh pada Agustus, Blinken mengatakan kepada Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat bahwa Pakistan memiliki "banyak kepentingan yang sebagian bertentangan dengan kepentingan kita."

"Ini adalah (negara, red) yang terus-menerus tidak menentukan sikap soal masa depan Afghanistan. Ini adalah (negara, red) yang ikut memberi tempat perlindungan bagi para anggota Taliban ... Ini adalah (negara, red) yang juga memiliki aspek-aspek berbeda dalam kerja sama dengan kita menyangkut kontraterorisme," kata Blinken.

Ketika ditanya oleh anggota parlemen apakah sudah waktunya bagi Washington untuk menilai kembali hubungannya dengan Pakistan, Blinken mengatakan pemerintah akan segera melakukan itu.

"Ini adalah salah satu hal yang akan kami lihat dalam beberapa hari, dan minggu ke depan --peran yang telah dimainkan Pakistan selama 20 tahun terakhir, tetapi juga peran yang ingin kita lihat Pakistan mainkan di tahun-tahun mendatang dan apa yang Pakistan perlukan untuk melakukan itu," katanya.

Penarikan pasukan Amerika Serikat dari Afghanistan mencapai puncaknya dengan beberapa kali melakukan penerbangan evakuasi.

Ribuan warga Afghanistan sekutu AS tidak terangkut dalam pengaturan yang tergesa-gesa itu.

Ketika itu, kesibukan evakuasi juga diwarnai dengan serangan bom bunuh diri di luar bandara Kabul hingga menewaskan 13 tentara AS dan puluhan warga Afghanistan.

Amerika Serikat dan negara-negara Barat sulit menjaga harmoni setelah Taliban menang.

Amerika Serikat akan meninjau hubungannya dengan Pakistan dalam beberapa minggu mendatang

Sumber Antara