Amin Ak DPR Soroti Rencana Penghapusan Pertalite, Simak

Amin Ak DPR Soroti Rencana Penghapusan Pertalite, Simak
Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS Amin AK. Foto: Humas FPKS DPR

“Rakyat harus menanggung dampak berupa kenaikan harga-harga, baik biaya transportasi, harga barang kebutuhan pokok, dan biaya hidup secara keseluruhan termasuk biaya Pendidikan dan Kesehatan,” kata Amin.

Karena itu, dalam jangka pendek dan menengah, Pertamax Green 92 baru bisa dijadikan sebagai alternatif BBM yang lebih ramah lingkungan, tapi bukan menggantikan Pertalite.

Menjadikan Pertamax Green 92 sebagai pengganti Pertalite, kata Amin, jika dan hanya jika Pertamina sudah sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan bioetanol dari dalam negeri. Dari sudut pandang ekonomi energi, khususnya dalam memenuhi kebutuhan rakyat menengah ke bawah, belum saatnya Pertalite dihapus.

Karena itu Amin pun mendorong Pertamina mampu memproduksi Pertamax Green 92 dengan harga semurah mungkin. Dengan demikian secara hitungan-hitungan ekonomi, Pertamax Green 92 sudah bisa menggantikan Pertalite.

Caranya dengan mengandalkan bioetanol produksi dalam negeri, bukan impor.

“Saya mendorong Pertamina bekerja sama dengan PTPN atau perkebunan rakyat untuk memproduksi bioetanol baik berbasis tebu, singkong, sorgum, ataupun bahan lainnya yang bersifat sumber daya alam yang dapat diperbarui (renewable resources) sesuai prinsip pembangunan berkelanjutan,” kata Amin.

Sebelum ini, lanjut Amin, Presiden Jokowi gencar mengampanyekan penanaman Sorgum sebagai alternatif bahan pangan maupun energi terbarukan. Ini harusnya ditindaklanjuti Kementerian terkait baik Kementerian Pertanian maupun Kementerian ESDM, serta Kementerian BUMN.

Apalagi sorgum mampu tumbuh baik di lahan marjinal seperti lahan kering beriklim kering. Seharusnya mudah mengembangkan perkebunan sorgum tanpa terkendala ketersediaan lahan.

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Amin Ak menyoroti rencana pemerintah menghapus BBM jenis Pertalite.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News