Anak Didik Tewas saat Latihan, Pelatih Silat di Tulungagung Ditetapkan Tersangka

Anak Didik Tewas saat Latihan, Pelatih Silat di Tulungagung Ditetapkan Tersangka
Polisi menunjukkan wajah DAR, guru silat yang ditetapkan sebagai tersangka dalam insiden remaja tewas saat latihan silat, di Polres Tulungagung, Sabtu (25/11/2023). Foto: ANTARA/HO-Humas Polres Tulungagung

Pada Senin (20/11) korban kembali mengeluhkan sakit pada punggungnya dan diberi diolesi obat pereda nyeri oleh ibunya. "Karena terus merasa sakit, korban lalu diantar ke RS. Era Medika," ucapnya.

Korban lalu difoto rontgen untuk mengetahui penyebab sakitnya. Setelah rontgen korban lalu dibawa pulang.

Saat dibawa ke RS, korban dalam kondisi demam tinggi 41 derajat selsius. Korban alami diare dan tidak bisa tidur hingga pagi. "Pada Rabu sekitar pukul 04.00 WIB korban mengalami kejang saat di RS," ujarnya.

Korban lalu dibawa ke ruang ICU untuk mendapat perawatan lanjutan. Sayang sekitar pukul 08.30 WIB korban dinyatakan meninggal. Merasa ada yang janggal terhadap kematian korban, pihak keluarga lalu melapor ke polisi.

Jenazah korban lalu diperiksa di IKF RSUD dr. Iskak. Dari pemeriksaan didapatkan resapan darah pada bagian kepala korban yang diduga akibat jatuh di saat ditendang oleh tersangka.

Polisi lalu melakukan pemeriksaan saksi dan pemeriksaan CCTV di sekitar tempat latihan.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, Polisi lalu menetapkan pelatih korban sebagai tersangka. Tersangka lalu diamankan di rumahnya oleh polisi pada Rabu (22/11) sore.

"Tersangka tidak mempunyai lisensi pelatih," jelasnya.

Seorang pelatih silat berinisial DAR, 25, diamankan polisi karena menyebabkan salah satu siswa atau anak didiknya meninggal saat latihan bela diri.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News