Anarkis, Pemuda Pancasila Tak Berjiwa Pancasilais

Anarkis, Pemuda Pancasila Tak Berjiwa Pancasilais
Anarkis, Pemuda Pancasila Tak Berjiwa Pancasilais
“Kondisi ini juga dampak dari minimnya upaya pemerintah mengungkap kebenaran terkait gerakan 30 September. Akan terus memicu kontroversi-kontroversi. Jadi, sumber persoalan justru datang dari sikap tidak jujur pemerintah yang menyulut konflik-konflik terbuka dan tertutup,” tukasnya.

   

Aksi kekerasan terhadap wartawan di kota hujan bukan kali ini saja terjadi. Pada Januari 2009 lalu, seorang reporter Megaswara TV, Iman Abdurahman dianiaya petugas keamanan di pusat perbelanjaan Taman Topi Square. Selain itu, wartawan Radar Bogor, Rico Simanjuntak dan wartawan RRI Bogor, Yofri Haryadi pun sempat menerima tindak kekerasan saat menunaikan tugas jurnalistik.

 

Terakhir, pada 2011 lalu, wartawati Harian Metropolitan, Eka Rachmawati pun sempat menjadi korban penculikan akibat sengketa pemberitaan tentang razia Pekerja Seks Komersial (PSK) di sebuah hotel kelas melati di Kota Bogor.(ric)

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP, Eva Kusuma Sundari menyesalkan aksi premanisme yang dipamerkan oknum Organisasi Kemasyarakatan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News