Senin, 19 November 2018 – 18:01 WIB

Anggota Dewan Bersimbah Darah Ditikam, Duh Ususnya Kelihatan

Kamis, 08 November 2018 – 20:10 WIB
Anggota Dewan Bersimbah Darah Ditikam, Duh Ususnya Kelihatan - JPNN.COM

jpnn.com, TAPUT - Seorang anggota dewan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) bersimbah darah usai ditikam Rommel Parulian, tetangganya di Jalan Sadar, Kelurahan Pasar Siborongborong, Sumut, Rabu (7/11/2018) malam.

Akibatnya, anggota dewan Taput bernama Hulman Nababan, 34, terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mendapat empat luka tusukan di perut.

Peristiwa tragis ini terjadi diduga saat Hulman dan Rommel Parulian, 43, bertemu di pinggir jalan dekat kediaman korban. Tak lama kemudian terjadi perkelahian sehingga menyebabkan adanya penikaman.

Kapolres Tapanuli Utara AKBP Horas Marisi Silaen dalam keterangannya mengatakan bahwa pihaknya mengetahui adanya kejadian setelah seorang anak laki-laki yang datang ke Polsek Siborongborong dan melaporkan adanya perkelahian di Jalan Sadar Kelurahan Pasar Siborongborong. Selanjutnya petugas Polsek Siborongborong yang melaksanakan melakukan pengecekan ke lokasi.

Sesampainya di lokasi kejadian, petugas Polsek Siborongborong menemukan barang-barang yang diduga ada kaitannya dengan kejadian dan kedua pria yang terlibat perkelahian. Selanjutnya polisi bersama warga membawa keduanya ke Puskesmas Siborongborong untuk perawatan dan visum.

“Jadi dugaan sementara, Rommel mengajak berkelahi dan dia yang mendatangi Hulman dan menusuk hingga kelihatan usus korban,” kata Kapolres ketika dikomfirmasi, Kamis (8/11/2018).

Masih kata Kapolres, perkelahian terjadi karena sebelumnya tersangka merasa diejek, tepatnya seminggu lalu saat mereka sama-sama minum tuak di lapo. “Jadi saat itu tersangka yang sedang minum tuak dipanggil istrinya sehingga korban mengejeknya,” jelasnya.

Disebutkan, hingga kini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait kejadian. “Kita sudah cek TKP dan mengamankan barang yang diduga ada kaitannya dengan perkara.”

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar