Anggota Yonif Tertembak Brimob, Danrem Ditarik ke Mabes TNI
jpnn.com - BATAM - Brigjen Bujang Zuirman tak lama lagi menanggalkan tongkat komando sebagai Komandan Korem (Danrem) 033/Wira Pratama di Kepulauan Riau. Pasalnya, ia akan ditarik ke Mabes TNI AD pasca-insiden tertembaknya 4 anggota Yonif 134 Tuah Sakti, Batam oleh anggota Brimob Polda Kepri pada Minggu (21/9) lalu.
Namun demikian, Bujang Zuirman menampik adanya hubungan mutasi dirinya dengan insiden tersebut. Ia justru menganggap pemindahan dirinya itu dalam rangka promosi. “Tidak ada kaitannya dengan masalah itu (penembakan,red) karena rencana pergantian jabatan ini memang sejak sebulan yang lalu,” ujarnya kepada Batam Pos.
Apabila tidak ada halangan, surat keputusan (SKEP) terkait mutasi Zuirman menjadi Staf Umum Anggkatan Darat (SUAD) di Markas Besar (Mabes) TNI AD akan keluar setelah tanggal 5 Oktober mendatang. Ditegaskannya, persoalan promosi jabatan ini, sudah ia sampaikan sewaktu serah terima jabatan Dandim Batam dan Danyonif beberapa waktu lalu sebelum insiden bentrol Yonif Tuah Sakti dengan Brimob Polda Kepri, Minggu (21/9) lalu.
“Kemarin kita sudah bahas masalah pergantian pimpinan ini sewaktu serah terima jabatan Dandim Batam, Natuna dan dan Danyonif,” jelasnya lagi.
Zuirman menambahkan, apabila tidak ada halangan maka yang akan menggantikan posisinya adalah Danrem Bogor. “Rencananya Danrem Bogor yang akan pindah tugas kesini. Tapi pastinya kita tunggu SKEP-nya keluar,” ujarnya.(jpnn)
BATAM - Brigjen Bujang Zuirman tak lama lagi menanggalkan tongkat komando sebagai Komandan Korem (Danrem) 033/Wira Pratama di Kepulauan Riau. Pasalnya,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Dosen MDP Kembangkan Website Pantau Api untuk Memantau Hotspot Karhutla
- Pria Melompat ke Laut di Bakauheni, Tim SAR Langsung Bergerak
- 500 Rumah Warga Dusun Serdang Babel Terbakar
- Sejumlah Preman di Jalinsum Disikat Polisi
- Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kematian Calon Taruna Poltekpel Malahayati Aceh
- Setelah PPPK, Giliran Berikutnya Anggota TNI dan Polri
JPNN.com




