Apresiasi Perhatian Publik, Pakar Berharap Kredit untuk Bomba Tetap Diaudit

Apresiasi Perhatian Publik, Pakar Berharap Kredit untuk Bomba Tetap Diaudit
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui laju pertumbuhan kredit masih terdampak pandemi Covid-19. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

Sebelumnya, Corporate Secretary BNI Mucharom membantah isu yang menyebut penyaluran kredit kepada Bomba Group tak sesuai prosedur.

Dia mengingatkan bahwa BNI adalah entitas perbankan yang diawasi langsung oleh pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Oleh karena itu, lanjut dia, penyaluran kredit ke pihak mana pun pasti melewati proses legal, termasuk persyaratan agunan yang sesuai dengan nilai fasilitas pinjaman.

Selain itu audit internal dan eksternal BNI terus berjalan secara reguler untuk mencegah berbagai tindak fraud yang dapat merugikan perusahaan sebagai penjaga aset negara.

Dia pun memastikan pemberian kredit kepada Bomba Group memiliki jaminan agunan dan sesuai dengan ketentuan. Dia juga mengeklaim tidak ada kendala terkait pelunasan utang tersebut.

"Kami dapat pastikan semua proses legal dalam penyaluran kredit kami sesuai dengan koridor yang berlaku. Kami harap tidak ada lagi pihak manapun yang sengaja mengumbar hoaks yang membuat masyarakat resah demi mencari keuntungan semata," sebutnya dalam pernyataan di Jakarta, Sabtu (2/7) lalu. (dil/jpnn)

Sebelumnya, Corporate Secretary BNI Mucharom membantah isu yang menyebut kredit untuk Bomba Group tak sesuai prosedur.


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News