Arab Saudi Moratorium Umrah, Komisi VIII Minta Dubes Lakukan Pendekatan

Arab Saudi Moratorium Umrah, Komisi VIII Minta Dubes Lakukan Pendekatan
Tifa Tour memberangkatkan 409 jemaah umrah. Foto: Istimewa

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ihsan Yunus menyoroti kebijakan Kerajaan Arab Saudi yang melakukan moratorium ibadah umrah karena merebaknya virus corona.

Ihsan Yunus mengaku kaget dengan kebijakan negara yang dipimpin Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud itu.

“Kaget juga kami, mengingat kita selama ini bebas dari virus corona,” kata Ihsan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/2).  

Ihsan meminta pemerintah Indonesia melalui Duta Besar (Dubes) RI di Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel untuk melakukan pendekatan lebih lanjut kepada Kerajaan Arab Saudi.

"Kami minta Pak Dubes pendekatan (ke Arab Saudi), supaya semua informasi jelas,” tegasnya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini berharap antusiasme umat dari Indonesia yang melakukan umrah sangat besar. Karena itu, dia berharap kepentingan umat jangan sampai dikorbankan.

“Antusiasme umat kita kan besar, tentunya jangan sampai dikorbankan. Sejauh ini epidemi virus ini terdampak di sana yang kita juga perlu tahu agar ada kalkulasi dan penanganan lebih lanjut,” ujar Ihsan. 

Lebih jauh Ihsan berharap semua masyarakat, termasuk calon jemaah untuk tetap tenang menyikapi persoalan tersebut.

Komisi VIII DPR mengaku kaget dengan keputusan Kerajaan Arab Saudi melakukan moratorium umrah.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News