Audio Sidang Etik Ferdy Sambo Dimatikan, Bisa Jadi Bahasannya soal Kesusilaan

Audio Sidang Etik Ferdy Sambo Dimatikan, Bisa Jadi Bahasannya soal Kesusilaan
Ruang Sidang KKEP Gedung TNCC Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, tempat Ferdy Sambo menjalani persidangan kode etik, Kamis (25/8). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani menduga ada unsur kesusilaan yang dibahas dalam sidang etik terhadap Irjen Ferdy Sambo di Mabes Polri Kamis (25/8).

Dugaan legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu didasarkan persidangan itu tidak disiarkan secara luas dan audionya disunyikan.

"Saya menduga ini terkait dengan hal-hal yang menyangkut kesusilaan, maka sifatnya tertutup," kata Arsul saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/8).

Arsul mengatakan hal yang berkaitan kesusilaan memang tidak perlu dikonsumsi khalayak.

Sebaliknya, sidang etik masih bisa disiarkan tanpa ada yang ditutup-tutupi jika kasusnya tentang penganiayaan.

"Nah, kalau bicara tindak pidana kesusilaan, di pengadilan saja, kan, sidangnya juga tetutup, kan. Begitu saja ukuranya," ujar politikus berlatar belakang praktisi hukum itu. 

Ferdy Sambo menjalani sidang etik profesi yang digelar di di Gedung TNCC, Mabes Polri pagi tadi. Persidangan terhadap mantan kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri itu dipimpin oleh Komjen Ahmad Dofiri.

Memang Polri menyiarkan sidang dari Komisi Kode Etik Polri (KKEP) itu, tetapi audionya tak diperdengarkan.

Anggota DPR Arsul Sani menilai sidang etik terhadap Ferdy Sambo masih bisa disiarkan tanpa ada yang ditutup-tutupi jika kasusnya tentang penganiayaan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News