Australia dan Perancis Kompak Bersekutu Lawan ISIS
Rabu, 19 November 2014 – 12:59 WIB

Australia dan Perancis Kompak Bersekutu Lawan ISIS
Ia menyambung, “Kemitraan dagang dan bisnis seringkali menjadi landasan persahabatan.”
Presiden Hollande telah mendukung desakan PM Abbott agar kesepakatan perdagangan bebas dengan EU bisa terlaksana.
“Kami percaya, hal yang penting untuk melakukan pertukaran ini karena ketika kita masuk ke Australia, kita bisa juga mengakses pasar Asia,” sebutnya.
Tapi pemimpin Perancis ini memperingatkan bahwa Australia harus membuat konsesi sendiri.
"Kami sangat mendukung hal ini, Uni Eropa akan menyambut baik hal ini, dengan desain yang haruslah sangat luas. [Ini akan] memungkinkan produk-produk tertentu, yang saat ini tidak dapat masuk ke Australia, untuk bisa diterima,” harapnya.
Presiden Perancis, Francois Hollande, mengungkapkan, Australia dan Perancis masih dianggap sekutu bahkan setelah satu abad berlalunya Perang Dunia
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Industri Alas Kaki Indonesia Punya Potensi Besar, Kenapa Rawan PHK?
- Apa Arti Kemenangan Partai Buruh di Pemilu Australia Bagi Diaspora Indonesia?
- Dunia Hari Ini: Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Lagi Anthony Albanese
- Mungkinkah Paus Baru Datang dari Negara Non-Katolik?
- Partai Buruh Menang Pemilu Australia, Anthony Albanese Tetap Jadi PM
- Dunia Hari Ini: Israel Berlakukan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan