Australia Dorong Migran Baru Tinggal di Kota Kecil

Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada hari ini mengumumkan pendekatan baru untuk imigrasi yang akan lebih mendorong migran baru untuk tinggal di kota-kota kecil.
Pekerja terampil akan bisa melamar untuk izin tinggal permanen jika mereka tinggal dan bekerja di wilayah regional selama tiga tahun, untuk menggeser minat migran dari kota-kota besar seperti Sydney dan Melbourne.
Sebelum ini telah banyak migran baru seperti dari Indonesia yang memanfaatkan peluang tinggal di Australia dengan bekerja di kota-kota kecil atau pedalaman. Salah satunya, Dimas Rezki Adiputra.

Dimas hampir dua tahun tinggal di Broome, kota kecil di Australia Barat.
Broome adalah kota kecil destinasi wisata yang berlokasi sekitar 2.240 kilometer di utara Perth yang terkenal sebagai penghasil mutiara.
Sebelumnya Dimas tinggal di Melbourne selama tujuh bulan dan berusaha mendapatkan kesempatan untuk tinggal permanen di Australia.
"Tadinya saya ingin pindah ke Darwin, karena dekat, kalau mau pulang ke Indonesia mudah. Lalu ada teman saya bilang coba pindah ke Broome," kata Dimas kepada Alfred Ginting dari ABC.
- Industri Alas Kaki Indonesia Punya Potensi Besar, Kenapa Rawan PHK?
- Apa Arti Kemenangan Partai Buruh di Pemilu Australia Bagi Diaspora Indonesia?
- Dunia Hari Ini: Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Lagi Anthony Albanese
- Mungkinkah Paus Baru Datang dari Negara Non-Katolik?
- Partai Buruh Menang Pemilu Australia, Anthony Albanese Tetap Jadi PM
- Dunia Hari Ini: Israel Berlakukan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan