Autopsi Ulang

Oleh: Dahlan Iskan

Autopsi Ulang
Dahlan Iskan (Disway). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - ANDA sudah hafal meme ini: polisi tembak polisi, CCTV yang duluan mati.

Atau yang ini: polisi tembak polisi, di rumah polisi, diperiksa polisi... justru saya lupa terusan bunyi meme itu.

Saya ikut mati: mati angin. Pekerjaan lagi menggunung –1001 gunung ukuran 48 semua.

Baca Juga:

Berita penembakan di Duren Sawit 3 itu hanya terbaca sepotong-sepotong.

Ada satu berita yang kelihatannya agak panjang: judulnya ''Sembilan Keanehan...''. Begitu saya buka, berita itu dipotong menjadi lima laman.

Saya jengkel. Enggak mau lagi membuka halaman 2 dan seterusnya. Juga begitu banyak iklan di berita itu. Ribet.

Baca Juga:

Saya urung ingin mengutip ''Sembilan keanehan....'' itu. Toh, Anda juga sudah membacanya.

Namun, hari ini adalah hari Minggu. Biasanya Disway terbit dengan berita penembakan.

Ke rumah itu pula peti jenazah Brigadir Yosua atau Brigadir J diantar pulang setelah tewas dalam tembak-menembak di rumah Irjen Ferdy Sambo.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News