Rabu, 21 Agustus 2019 – 09:49 WIB

Ayo, Minions! Saatnya Juara Asia

Minggu, 28 April 2019 – 10:47 WIB
Ayo, Minions! Saatnya Juara Asia - JPNN.COM

jpnn.com, WUHAN - Sudah tiga bulan Marcus Fernaldi / Kevin Sanjaya alias Minions puasa gelar. Kali terakhir ganda peringkat satu dunia itu menjadi juara ialah di Indonesia Masters akhir Januari lalu. Setelah itu, grafik mereka turun.

Nah, Badminton Asia Championships (BAC) 2019 ini bisa jadi ajang Minions mengembalikan grafik penampilan sekaligus konfidensi.

Mereka menembus final setelah mengalahkan salah satu musuh terkuat, Takeshi Kamura / Keigo Sonoda kemarin. Dalam laga yang berlangsung di Wuhan Sports Center itu, Minions harus berjibaku selama 51 menit sebelum menang 15-21, 21-17, 21-15. ''Kami baru bisa keluar dari tekanan mereka di pertengahan game kedua,'' ujar Kevin, seperti dikutip dari siaran pers PP PBSI.

Momentum final ini tidak boleh disia-siakan oleh Minions. Sebab, lawan mereka relatif ringan. Setidaknya lebih ringan daripada lawan di semifinal kemarin. Mereka adalah Hiroyuki Endo / Yuta Watanabe. Pasangan Negeri Sakura yang prestasinya lumayan sepanjang awal musim. Sempat ke perempat final Malaysia Masters dan Indonesia Masters. Juga juara German Open.

(Baca Juga: Penjelasan Minions soal Touch yang Diprotes Jepang di Semifinal BAC 2019)

Yang jadi kejutan, di ajang ini Endo / Watanabe sukses mengeliminasi pasangan nomor dua dunia yang juga juara bertahan BAC Li Junhui/Liu Yuchen. Ini menjadi alarm buat Minions, meski punya keunggulan head-to-head 2-0.

Dalam dua laga sebelumnya, Marcus / Kevin selalu bisa menang straight game. Tepatnya di French Open dan Hongkong Open. Dalam pertemuan terakhir itu, Minions menang mudah 21-14, 21-15. "Siapapun yang ke final pasti bagus mainnya. Nggak mungkin mereka mau kalah begitu saja," ujar Marcus. "Yang pasti kami harus lebih siap," tandasnya.

Itu benar. Apalagi, dalam laga semifinal kemarin, mereka harus sudah habis-habisan menundukkan Kamura / Sonoda. Kevin menyatakan permainan mereka di BAC 2019 masih jauh dari sempurna. Bahkan, tak lepas dari faktor luck juga. Ada keputusan wasit yang merugikan Kamura / Sonoda.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar