Balon Putih

Oleh: Dahlan Iskan

Balon Putih
Dahlan Iskan (Disway). Foto: Ricardo/JPNN.com

Ketika masih berkuasa di DPR, Demokrat memang berhasil mengucilkan seorang anggota DPR dari Republik yang dianggap rasialis dan ekstrem kanan. Anda sudah tahu namanyi: Marjorie Taylor Greene.

Ilhan dan Marjore seperti dua wanita di sayap yang berjauhan.

Banyak hal akan dilakukan Republik untuk menyerang Biden dan Demokrat. Termasuk masalah kenegaraan yang paling krusial di AS: plafon utang negara. Utang itu harus dinaikkan kalau Amerika masih mau hidup. Soal ini akan jadi medan tempur kedua partai.

Tak mustahil Republik juga akan melengserkan Biden di tengah jalan. Juga tit-for-tat: Trump pernah dilengserkan dari jabatan presiden oleh Demokrat pun setelah masa jabatannya selesai.

Maka kasus balon ini bisa ibarat bensin baru yang tersiram di atas bara menyala. Tiongkok akhirnya mengakui: balon itu miliknya.

Bagaimana bisa menyeberangi Lautan Pasifik nyasar sampai ke atas Montana? "Itu tidak disengaja. Force Majeure . Terbawa angin," ujar kementerian luar negeri Tiongkok.

Tentu Amerika tidak percaya begitu saja. Ini akan jadi urusan besar dan panjang. Apalagi di tahun politik di sana.

Kenapa tidak ditembak jatuh saja?

Heboh. Ketegangan baru pun muncul menambah ketegangan lama antara Amerika dan Tiongkok. Padahal Senin depan Menlu AS dijadwalkan mendarat di Beijing.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News