Bamsoet: Bergeser ke Endemi Menuju Pemulihan

Bamsoet: Bergeser ke Endemi Menuju Pemulihan
Tangkapan layar Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) membuka sidang paripurna dalam rangka Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR dan DPD dengan agenda mendengarkan pidato presiden penyampaian laporan kinerja lembaga negara dan Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-76 Republik Indonesia Senin (16/8/2021). (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden)

Warga pada wilayah padat penduduk sering kurang berhati-hati dalam menerapkan pola kontak antar-orang. Artinya, pada area padat penduduk, Prokes memang tidak boleh dilanggar sepanjang periode endemi guna meminimalisir penularan virus.

Rekomendasi para ahli tentang parameter pergeseran ke endemi itu hendaknya tidak membuat pemerintah maupun masyarakat ragu.

Rekomendasi itu justru layak dijadikan pegangan yang semakin memberanikan masyarakat untuk bergeser ke periode endemi.

Ingat bahwa berkat akal budi bersama yang membangun kesadaran dan kesungguhan mematuhi Prokes, Indonesia berhasil melalui puncak penularan Covid-19 pada Juni-Juli 2021.

Maka, belajar dari pengalaman itu, dan dengan kepatuhan mutlak pada Prokes, masyarakat Indonesia pun akan mampu untuk hidup berdampingan dengan virus Corona, dan mampu pula menjalani periode endemi dengan selamat.

Hingga Senin (13/9) siang, jumlah warga yang sudah disuntik vaksin COVID-19 dosis kedua mencapai 42.104.839 orang atau 20,22 persen dari total target.

Jumlah warga yang sudah disuntik vaksin pertama mencapai 73.310.563 orang atau 35,20 persen.

Demi mencapai standar kekebalan komunal, pemerintah menetapkan target sasaran vaksinasi sebanyak 208.265.720 warga.

Sasaran vaksinasi mencakup tenaga kesehatan, warga lanjut usia petugas publik, kelompok masyarakat yang rentan, serta kelompok warga lainnya, termasuk anak-anak usia 12-17 tahun. (mrk/jpnn)


Video Terpopuler Hari ini:


Ketua MPR RI Bambang Soesatyo memberikan catatan bahwa hidup berdampingan dengan virus corona sambil mengupayakan pergeseran dari pandemi ke endemi.


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News