Bamsoet: Distrik Otomotif PIK 2 Harus Jadi Etalase bagi Kendaraan Buatan Dalam Negeri

Bamsoet: Distrik Otomotif PIK 2 Harus Jadi Etalase bagi Kendaraan Buatan Dalam Negeri
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo melakukan groundbreaking pembangunan Distrik Otomotif PIK 2 di Jakarta, Rabu (9/3). Foto: Humas Bea Cukai

jpnn.com, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama pengelola Distrik Otomotif PIK 2 melakukan groundbreaking pembangunan Distrik Otomotif PIK 2.

Sebagai pusat otomotif terbesar se-Indonesia, Distrik Otomotif PIK 2 akan dibangun di atas lahan 6,3 hektare.

Pembangunan tahap pertama dilakukan di atas lahan seluas 3 hektare, dilanjutkan pembangunan tahap kedua di atas lahan 3,3 hektare.

"Untuk tahap pertama, akan dibangun 132 showroom dalam Distrik Otomotif PIK 2. Mulai pengimpor umum, aksesori, hingga komponen pendukung lain dalam bidang otomotif,'' ujarnya.

Target pembangunan selesai pada Agustus 2022 sehingga mulai beroperasi pada September 2022.

Hal itu dikatakan ketua umum IMI tersebut setelah melakukan groundbreaking pembangunan Distrik Otomotif PIK 2 di Jakarta, Rabu (9/3).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, Distrik Otomotif PIK 2 jangan hanya dijadikan tempat menjual berbagai kendaraan impor.

Distrik ini harus menjadi etalase bagi berbagai kendaraan yang diproduksi di dalam negeri.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menjelaskan, Distrik Otomotif PIK 2 jangan hanya dijadikan tempat menjual berbagai kendaraan impor

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News