JPNN.com

Bamsoet: Pilkada Serentak Harus Mampu Melahirkan Pemimpin Daerah Berkualitas

Minggu, 18 Oktober 2020 – 21:23 WIB
Bamsoet: Pilkada Serentak Harus Mampu Melahirkan Pemimpin Daerah Berkualitas - JPNN.com
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Foto: Humas MPR

jpnn.com, JAKARTA - MPR merekomendasikan naskah visi misi calon kepala daerah yang terpilih pada Pilkada Serentak 2020, menjadi bagian tak terpisahkan dari visi misi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Yaitu sebagai arah bagi penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) yang merupakan satu kesatuan dengan Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN).

"Integrasi visi misi tersebut penting untuk menjamin kesinambungan antara pembangunan nasional dengan daerah," ujar Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, saat mengisi Webinar Pilkada, Kepemimpinan Daerah dan Pemajuan Daerah yang diadakan Persatuan Masyarakat Nias Barat Indonesia secara virtual, di Jakarta, Minggu (18/10).

Menurut Bamsoet -panggilan karib Bambang Soesatyo-, dengan usulan tersebut maka nantinya konsep kemajuan daerah murni bagian dari konsep kemajuan nasional.

"Pembangunan daerah dilaksanakan seiring sejalan dengan pembangunan nasional dan merujuk pada satu visi besar bersama. Yaitu, mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera," ucapnya.

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, narasi ideal yang ingin dibangun melalui penyelenggaraan Pilkada Serentak di masa pandemi adalah melahirkan pemimpin daerah berkualitas.

Dimana mampu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui serangkaian kebijakan yang diambilnya, sehingga bisa mendorong terwujudnya pembangunan dan kemajuan daerah.

"Maka untuk merealisasikannya, penyelenggaraan Pilkada harus berkualitas. Ada beberapa tolok ukur yang dapat dijadikan rujukan. Diantaranya kompetensi, netralitas, dan akuntabilitas penyelenggara pilkada, minimnya pelanggaran dan kecurangan, tingkat partisipasi publik yang tinggi, serta penyelesaian sengketa Pilkada yang transparan dan adil," jelas Bamsoet.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
ken