Bandara Lain Diharapkan Bisa Tiru Konektivitas di Yogyakarta International Airport

Bandara Lain Diharapkan Bisa Tiru Konektivitas di Yogyakarta International Airport
Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo atau Bandara Yogyakarta. Foto Yessy Artada/jpnn.com

jpnn.com, YOGYAKARTA - Bandara Internasional Yogyakarta di Kulonprogo ditargetkan rampung pada Desember 2019 dan bisa diresmikan pada bulan puasa tahun depan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah memiliki beberapa rencana untuk mendukung konektivitas Bandara Internasional Yogyakarta, khususnya dalam mendukung pariwisata.

"Pertama rencana memperlebar jalan dan menjadikannya jalan provinsi dari dan menuju ke Borobudur dan sekitarnya. Kedua, O-Bahn, yaitu bus 2 rangkaian yang sangat fleksibel yang bisa crossing jalan jika melewati daerah macet dan elevated. Selanjutnya, bus otonom yang guided, bahkan bisa dijalankan tanpa pengemudi," jelas Budi.

Bandara ini juga akan terkoneksi dengan semua moda baik transportasi darat, kereta, dan tol. Bandara ini juga memiliki kualitas landasan yang bagus dan dapat didarati pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777.

"Kereta api saat ini memang belum bisa terhubung dengan YIA, namun kami ingin memastikan headway-nya bisa lebih pendek. Kemudian kami minta bus yang melayani lebih banyak, sehingga bisa menampung penumpang sebanyak 66 penerbangan take off-landing," kata Budi.

Dirinya mengatakan, semua konektivitas pendukung Bandara YIA akan maksimal pada 2020 ketika kereta api dari Stasiun Tugu bisa sampai YIA dengan waktu tempuh hanya 30 menit.

"Diharapkan bandara lain dapat meniru konektivitas di YIA," pungkasnya.

Sebagai informasi, Bandara YIA memiliki luas lahan 583,80 ha. Luas terminal penumpang bandara 219.000 m2 serta mampu menampung hingga 20 juta penumpang/tahun. Ukuran runway 3250m2 x 45 m dan mampu memuat parkir 22 pesawat narrow body / 11 pesawat wide body.(chi/jpnn)


Pemerintah memiliki beberapa rencana untuk mendukung konektivitas Bandara Internasional Yogyakarta, khususnya dalam mendukung pariwisata.


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News