Bang Marbun Mengamuk, Mobil Dishub Hancur

Bang Marbun Mengamuk, Mobil Dishub Hancur
HANCUR: Mobil milik Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan yang diamuk pengemudi mobil rental bernama Marbun. Foto: Sudinhub Jaksel

jpnn.com - jpnn.com - Dua buah mobil Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan jadi sasaran amuk sopir bernama Marbun, Senin (27/2). Penyebabnya lantaran sopir mobil rental itu emosi kendaraannya diderek.

Kasudin Perhubungan Jakarta Selatan Christianto mengatakan, pelaku mengamuk karena tak sanggup membayar denda parkir. "Kaca mobil dipecah menggunakan linggis," katanya.

Christianto menuturkan, mulanya petugas menderek dan mendenda mobil Toyota Inova B 1162 SRQ yang disopiri Marbun. Menurut Marbun, mobil itu bukan miliknya, namun untuk rental.

Mobil itu diderek di Jalan Kuningan Barat yang sudah menjadi daerah operasi parkir liar. "Pelaku kesal tagihanya mencapai Rp 2,5 Juta karena terakumulasi denda per hari 500 ribu,” ujar Christianto.

Menurutnya, Sudin DKI Jaksel menggembok mobil yang disopiri Marbun pada 23 Februari lalu. Sementara untuk membuka gembok harus membayar denda.

“Pemilik tidak bisa membayar denda sebesar Rp 500 ribu. Sampai saat ini mobil masih di gembok dan denda parkir sebesar Rp 2,5 juta," kata dia.

Mengetahui denda sangat besar, Marbun marah. Linggis yang ada di dekat mobil petugas pun jadi alat untuk mengamuk.

Christianto menambahkan, pihaknya menyerahkan persoalan itu kepada kepolisian. "Kami sudah sampaikan akan diakumulasi jika tidak membayar sehingga berkali lipat. Kasus ini kami serahkan kepihak berwajib untuk selanjutnya diproses secara hukum," pungkasnya.(elf/JPG)


Dua buah mobil Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan jadi sasaran amuk sopir bernama Marbun, Senin (27/2). Penyebabnya lantaran sopir mobil rental


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News