Bang Martin Angkat Bicara soal Pembenahan di Kementerian BUMN, Simak Kalimatnya

Bang Martin Angkat Bicara soal Pembenahan di Kementerian BUMN, Simak Kalimatnya
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung berkomentar soal pembenahan di Kementerian BUMN yang dipimpin Erick Thohir. Foto: dokpri Martin Manurung

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung menyatakan sejumlah perusahaan pelat merah yang hanya menjadi beban negara akan dibahas dalam Panitia Kerja (Panja) Penyehatan dan Restrukturisasi BUMN untuk dibubarkan.

"Beberapa perusahaan BUMN memang kami minta untuk dibubarkan," kata Martin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (18/10).

Politikus Nasdem itu melihat pembenahan di Kementerian BUMN hingga kini terus berjalan. Meskipun ada sejumlah persoalan, tetapi dia menilai kinerja BUMN secara umum cukup baik.

"Memang ada beberapa permasalahan lama yang masih tertinggal, tetapi dalam rapat-rapat kerja di Komisi VI, kami bersama menteri BUMN (Erick Thohir, red) terus melakukan pembenahan," tuturnya.

Mengenai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang respons BUMN tentang investasi yang sudah dibuka, Martin menyebut hal itu sudah dalam pemantapan yang nantinya akan dimasukkan ke dalam revisi UU BUMN.

Martin menyambut baik semangat Presiden Jokowi dalam membuka peluang investasi. Dia pun meyakini target-target yang disampaikan kepala negara untuk BUMN dapat tercapai.

"Semangat Pak Presiden untuk memajukan BUMN kami sambut baik. Kami yakini itu pasti juga disambut baik oleh Pak Erick Thohir sebagai menteri," kata Anggota DPR Dapil II Sumatera Utara itu.

Menurut Martin, Komisi VI DPR bersama Kementerian BUMN sudah menyepakati pembenahan demi perbaikan BUMN. Mulai restrukturisasi, holdingisasi, klasterisasi hingga aturan percepatan investasi.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung berkomentar soal pembenahan di Kementerian BUMN yang dipimpin Erick Thohir.