Banjir di Morowali Utara, Puluhan Keluarga Mengungsi

Banjir di Morowali Utara, Puluhan Keluarga Mengungsi
Tim SAR mengevakuasi warga dari lingkungan permukiman yang terdampak banjir di Desa Tompira, Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (8/4/2023). (ANTARA/HO Basarnas)

jpnn.com - PALU - Banjir melanda beberapa bagian wilayah Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Banjir itu telah memaksa puluhan keluarga mengungsi.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Morowali Utara Delvia Parenta menyebut ada 79 keluarga mengungsi karena rumahnya kebanjiran.

Menurut dia, warga yang mengungsi akibat banjir meliputi 16 keluarga di Desa Ulula'a di wilayah Kecamatan Petasia Barat serta 23 keluarga di Desa Tompira dan 40 keluarga di Desa Bunta di wilayah Kecamatan Petasia Timur.

"Warga yang mengungsi sudah ditempatkan di posko pengungsian masing-masing desa," katanya saat dihubungi dari Kota Palu, Minggu (9/4).

Berdasarkan data sementara pemerintah, dia melanjutkan, banjir yang terjadi sejak Kamis (6/4) telah berdampak pada 1.883 keluarga di wilayah Petasia Barat dan Petasia Timur.

Menurut data pemerintah daerah, banjir juga menggenangi 22 fasilitas umum yang terdiri atas rumah ibadah, sekolah, fasilitas kesehatan, dan kantor pemerintah.

Selain itu, banjir menggenangi sekitar 143 hektare kebun milik warga di Desa Moleono, Kecamatan Petasia Barat.

Banjir dilaporkan masih menggenangi lingkungan permukiman warga di Desa Bunta. 

Puluhan keluarga terpaksa mengungsi akibat banjir yang melanda beberapa bagian wilayah Kabupaten Morowali Utara.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News