Banjir Lahar Dingin Merapi Membawa Berkah Buat Seorang Pelajar

Banjir Lahar Dingin Merapi Membawa Berkah Buat Seorang Pelajar
Sutopo menambang pasir di Kali Woro, sekitar Sabo Dam 1, Karangbutan, Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten, Selasa (26/1). Foto: Angga Purenda/Radar Solo

jpnn.com, KLATEN - Warga sekitar Kali Woro, Kecamatan Kemalang, Klaten Jawa Tengah mendapat berkah dari banjir lahar dingin Gunung Merapi.

Mereka bisa menambang pasir.

Salah satu dari mereka, ada seorang pelajar. Namanya Sutopo, usia 17 tahun.

Sutopo dan warga sekitar Kali Woro berkerumun mengambil pasir yang dibawa banjir lahar dingin Gunung Merapi sehari sebelumnya.

Meski guguran awan panas beberapa kali meluncur ke arah barat, tidak membuat penambang khawatir. Mereka tahu Gunung Merapi berstatus siaga, tetapi tetap fokus menambang pasir menggunakan sekop, belencong dan ember.

Banjir lahar dingin pada Senin (25/1) sore memang jadi berkah tersendiri bagi para penambang.

Apalagi derasnya aliran yang membawa material pasir dan bebatuan itu memang sudah lama dinanti-nanti. Maka tidak heran bila sejak dini hari sudah ada yang menambang di Kali Woro.

Mereka menambang secara berkelompok. Setiap kelompok terdiri dari empat hingga delapan orang yang masih satu ikatan keluarga.

Banjir lahar dingin Merapi pada Senin (25/1) sore ternyata menjadi berkah tersendiri buat seorang pelajar di Klaten.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News