Bank BJB Terbitkan Obligasi Tahap I Rp 2,5 Triliun

 Bank BJB Terbitkan Obligasi Tahap I Rp 2,5 Triliun
Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan pada Investor Gathering Obligasi Berkelanjutan I bank bjb Tahap I Tahun 2017. Foto for JPNN.com

Skema obligasi yang ditawarkan bank bjb pada PUB tahap I tahun 2017 senilai Rp 2,5 T yang terdiri dari Obligasi sebesar Rp 1,5T yang terbagi menjadi tiga seri.

Yakni Seri A dengan tenor 3 tahun, Seri B tenor 5 tahun dan Seri C tenor 7 tahun serta Obligasi Subordinasi sebesar Rp. 1T yang terbagi menjadi 2 seri yakni Seri A dengan tenor 5 tahun dan Seri B dengan tenor 7 tahun dengan pembayaran kupon dilakukan setiap 3 bulan.

Obligasi yang diterbitkan ini mendapatkan peringat idAA- (Double A Minus) dan idA (Single A) untuk Obligasi Subordinasi dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Masa penawaran awal instrumen ini dibuka pada 27 Oktober - 10 November 2017, dengan masa penawaran umum diperkirakan akan dilakukan dari 24 November - 28 November 2017, serta penjatahan akan dilakukan pada 29 November 2017. Adapun pencatatan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan dilakukan pada 4 Desember 2017.

Dalam aksi korporasi ini, bank bjb menunjuk empat perusahaan penjamin pelaksana emisi yakni BCA Sekuritas, CIMB Sekuritas Indonesia, RHB Sekuritas Indonesia dan Sucor Sekuritas. Selain itu, PT Bank Mega, Tbk ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan instrumen tersebut. Secara total, emiten bersandi saham BJBR ini telah 8 kali menerbitkan Obligasi dan 1 kali menerbitkan Obligasi Subordinasi.

Sebagai informasi, bank bjb mencatatkan kinerja keuangan pada Triwulan II 2017 dengan total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun dari masyarakat naik menjadi sebesar Rp 85,4T atau tumbuh 15,6 persen year on year (y-o-y).

 Bank BJB Terbitkan Obligasi Tahap I Rp 2,5 Triliun

Total Aset bank bjb tercatat sebesar Rp. 108,6T atau tumbuh 11,7 persen y-o-y. Sebagai lembaga perbankan yang menjalankan fungsi intermediasi, bank bjb juga berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit yang cukup baik yakni mencapai 12,9 persen y-o-y dengan total kredit yang disalurkan bank bjb sebesar Rp. 68,2T.

Pertumbuhan kredit yang cukup baik ini diimbangi dengan keberhasilan bank bjb menjaga Rasio Kredit Bermasalah (NPL) di level 1,57 persen atau jauh lebih baik dibandingkan Triwulan II 2016 yang berada pada level 2,02 persen. Kinerja yang positif ini membawa laba bersih bank bjb tercatat sebesar Rp 829M.

Seiring dengan berkembangnya literasi keuangan masyarakat Indonesia, bank bjb berambisi menangkap berbagai peluang ekspansi dengan memperkuat strategi usaha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News