Bantai Persita 3-0, Persipura Tetap Terdegradasi

Bantai Persita 3-0, Persipura Tetap Terdegradasi
Starting line up pemain Persipura Jayapura dalam sebuah laga di Liga 1 2021/22. Foto: Liga Indonesia Baru

jpnn.com, BALI - Dramatis, Persipura Jayapura dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim depan meskipun menang besar 3-0 lawan Persita Tangerang dalam pekan terakhir Liga 1 2021/2022, Kamis (31/3) petang.

Mutiara Hitam harus terjun ke Liga 2 lantaran dua tim lain yang tampil bersamaan ternyata juga meraih poin. 
 
Dua laga yang memengaruhi posisi Persipura adalah duel Barito Putera vs Persib Bandung dan Persija Jakarta vs PSS Sleman.

Barito berhasil mendapat tambahan satu poin setelah bermain imbang 1-1 kontra Persib Bandung, sementara PSS menang 2-0 lawan Persija.
 
Dengan hasil tersebut, PSS Sleman langsung aman karena memiliki 39 poin, sedangkan Barito Putera yang mendapat satu poin memiliki nilai 36, sama dengan milik Persipura. Namun, dari head to head, Barito lebih unggul sehingga berhak di atas Persipura.
 
Hasil poin Persipura yang ada di bawah Barito Putera sejatinya juga ulah mereka sendiri. Jika dalam laga tunda pekan ke-22 pada Februari lalu mereka hadir dan bermain lawan Madura United, bukan tidak mungkin saat ini poin mereka ada di atas Barito Putera.
 
Karena tak hadir, Persipura pun terkena sanksi Komdis PSSI potongan tiga poin dan dinilai kalah 0-3 dari Madura United. Apabila hadir, setidaknya poin tim asal Papua itu bisa lebih banyak tiga angka dari Barito Putera.
 
Karena Persipura berani melanggar regulasi maka mereka kena getahnya. Ulah tidak profesional tim Mutiara Hitam dalam sebuah kompetisi profesional kini berbuah catatan buruk.

Ini juga menjadi sejarah kelam Persipura lantaran sejak era Liga Indonesia mereka tak pernah terdegradasi ke Liga 2.

Persipura menyusul Persiraja Banda Aceh dan Persela Lamongan yang sudah memastikan terdegradasi terlebih dahulu.(dkk/jpnn)


Persipura Jayapura menjadi tim terakhir yang terdegradasi ke Liga 2 musim depan. Kemenangan 3-0 kontra Persita berakhir sia-sia.


Redaktur : Dhiya Muhammad El-Labib
Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News