Jumat, 19 Oktober 2018 – 09:20 WIB

Barnaby Joyce Desak Kasusnya Segera Dituntaskan

Rabu, 06 Juni 2018 – 20:00 WIB
Barnaby Joyce Desak Kasusnya Segera Dituntaskan - JPNN.COM

Barnaby Joyce mendesak keluhan pelecehan seksual yang diajukan terhadap dirinya diselesaikan secepatnya. Hal ini dikarenakan mantan pemimpin Partai Nasional ini menegaskan dirinya akan kembali mencalonkan diri pada pemilihan umum federal mendatang.

Poin inti:

  • Pelecehan pelecehan seksual Joyce masih berlangsung
  • Tuduhan oleh Catherine Marriott telah memicu pengunduran diri Barnaby Joyce
  • Kalangan perempuan pedesaan terkejut dengan penanganan keluhan

Keluhan oleh seorang wanita asal Australia Barat, Catherine Marriott itu diajukan hampir empat bulan lalu dan saat ini sedang ditangani oleh Partai Nasional cabang New South Wales.

Informasi yang didapatkan ABC menunjukan pengacara Catherine Marriott masih mendorong penyelesaian atas tuduhan itu.

Dalam pesan teksnya, Barnaby Joyce mengatakan bahwa masalah ini "terlalu lama menggantung di kepala saya" dan saya ingin itu diselesaikan.

Mantan pemimpin Partai Nasional ini tetap berkeras dengan sikapnya terdahulu, bahwa klaim itu "palsu dan memfitnah" dan bahwa masalah ini seharusnya dirujuk ke polisi.

Sejumlah rekan Barnaby Joyce telah mendesaknya untuk mempertimbangkan kembali masa depan politiknya, setelah wawancara terbuka Barnaby Joyce bersama pasangannya, Vikki Campion di televisi komersial ditayangkan.

Mereka berpendapat bahwa dirinya adalah gangguan bagi Pemerintah dan beberapa orang yang secara pribadi khawatir kalau pengaduan itu dapat menimbulkan publisitas yang tidak diinginkan.

Pengaduan Catherine Marriott terungkap ke publik ketika Barnaby Joyce menghadapi tekanan kuat atas pengungkapan bahwa dia memiliki bayi dengan mantan stafnya Vikki Campion.

Beberapa hari sebelumnya, pemimpin Partai Nasional Australia Barat (WA), Mia Davies mendesaknya untuk berhenti.

Terungkapnya skandal yang melibatkan mantan wakil perdana menteri itu sebagai subjek dari pengaduan pelecehan seksual resmi telah menjadi pemicu pengunduran dirinya.

Catherine Marriott adalah mantan tokoh wanita pedesaan Australia Barat dan seorang tokoh terkenal di sektor pertanian negara bagian itu.

Segera setelah komplain itu disampaikan ke publik, dia menyatakan kekecewaannya karena laporannya diduga telah bocor ke media, dan dia menolak klaim bahwa pelaporannya terkait dengan motivasi atau pengaruh politik.

Dia mengatakan bahwa dia membuat pengaduan untuk berbicara menentang perilaku yang tidak pantas oleh orang-orang dalam posisi yang kuat, dan untuk mencegahnya terjadi pada wanita lain di masa depan.

Wanita pedesaan terkenal lainnya berbicara tentang keterkejutan mereka mengenai cara penanganan keluhan tersebut.

Direktur Partai Nasional federal, Ben Hindmarsh, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada saat itu: "Semua keluhan ditanggapi serius dan diperlakukan dengan ... kerahasiaan yang ketat dan diberi proses hukum."

Hubungan antara Joyce dan Vikki Campion kembali menjadi sorotan, setelah keduanya tampil dalam sebuah wawancara berbayar – yang dikabarkan bernilai $ 150.000 atau setara Rp1,5 miliar  di sebuah televisi komersial.

Wawancara yang ditayangkan di Channel Seven itu tidak termasuk pertanyaan tentang keluhan pelecehan seksual.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.

 
SHARES
Komentar