Batam International Culture Carnival Bius Wisman Crossborder

Batam International Culture Carnival Bius Wisman Crossborder
Menteri Pariwisata Arief Yahya. Foto: Kemenpar

Festival budaya yang diselenggarakan di sepanjang Jalan Imam Bonjol, Nagoya, ini  menghadirkan tidak hanya seniman nusantara, tetapi juga seniman mancanegara.

Misalnya, International World Peagent. Sebanyak 127 kostum diperagakan dalam parade yang terdiri dari Jember Fashion Carnival, Solo Batik Carnival, Sangsapurba, Tepak Sirih, Regalia atau Cogan, Makyong, Jong, Seafood Paradies, dan parade kesenian nusantara.

Tarian nusantara juga ditampilkan dalam parade festival budaya ini. Di antaranya Tari Persembahan, Rentak Melayu, Gending Sriwijaya, Tari Dayak, Ogoh-ogoh Bali, Topeng Ireng Magelang, Reog Ponorogo, Barong Mustika Joyo, Kereta Kencana Kn'sna, dan Tari Piring.

Tidak hanya itu, acara ini juga akan dimeriahkan oleh artis ibu kota, seperti lyeth Bustami, yang menghibur masyarakat yang hadir di BP Batam lnternational Culture Carnival 2017.

Di malam harinya dengan tema Festival Kampung Bule Nite Carnival menampilkan kesenian modern, seperti free juggling, fire dance, Brazilian dance, belly dance, kompetisi bartender, serta  menghadirkan female DJ asal Rusia, Daria Potapova," terang Lukita.

BP Batam International Culture Festival 2017 juga disambut baik pegiat seni. Presiden Jember Carnival Dinan Faridz mengatakan event ini sebagai wadah kreasi bagi para seniman.

"Sebagai pegiat seni tentu kami menyambut antusias event ini. Karena di sinilah wadah kita untuk menampilkan karya-karya seni yang disandingkan dengan karya dari mancanegara," kata Dinan Faridz.

Menurutnya seni sebagai bagian pendukung dari promosi wisata dapat dijadikan alat pemikat wisatawan mancanegara. Karenanya event ini sangat bagus dan harus bisa menjadi event tahunan.

Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar festival budaya berskala internasional yang bertajuk BP Batam International Culture Carnival 2017.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News