Bau Badan Bisa Mengundang Belas Kasihan

Bau Badan Bisa Mengundang Belas Kasihan
Bau Badan Bisa Mengundang Belas Kasihan

jpnn.com - BAU badan tidak sedap bisa membuat orang lain merasa tidak nyaman, bahkan merusak mood. Namun sebaliknya, bau badan juga bisa memancing reaksi positif karena menjadikan orang-orang tersebut semakin murah hati.

Penelitian terbaru yang dilakukan para psikolog di Belgia menemukan bau badan yang tidak sedap memberikan kesan bahwa seseorang berada dalam posisi lemah dan perlu dibantu. Bagi orang di sekitarnya, kesan ini memancing naluri untuk membantu.

Temuan ini menunjukkan pula bahwa berada di dekat seseorang dengan bau badan tidak sedap bisa menyebabkan tingkat kemauan untuk bekerjasama. Ini bertentangan dengan anggapan selama ini bahwa orang dengan bau badan akan dijauhi dan tidak diajak kerjasama.

"Meski telah dikatakan bahwa bau tidak sedap memancing penilaian negatif, kami membantah dan menunjukkan bahwa bau tidak sedap memancing perasaan kasihan dan meningkatkan perilaku pro-sosial," kata Jeroen Camps, peneliti dalam studi tentang bau badan seperti dilansir laman Daily Mail, Rabu (12/3).

Camps dan rekan-rekannya melalui salah satu eksperimen meminta sejumlah partisipan menyelesaikan permainan labirin dalam 2 kondisi, yakni sendirian di satu ruangan dan ditemani seseorang dengan bau badan.

Saat berada dalam satu ruangan dengan pemilik bau badan, partisipan cenderung lebih murah hati dengan memberikan kesempatan bagi lawannya tersebut untuk menang. Bisa jadi memang karena kasihan, tapi bisa juga karena ingin segera menyudahi permainan karena tidak tahan lagi menciu bau badan orang lain.(fny/jpnn)

 


BAU badan tidak sedap bisa membuat orang lain merasa tidak nyaman, bahkan merusak mood. Namun sebaliknya, bau badan juga bisa memancing reaksi positif


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News