Bawaslu Perlu Membuka Diri dan Menerima Masukan Masyarakat

Bawaslu Perlu Membuka Diri dan Menerima Masukan Masyarakat
Ilustrasi Bawaslu. Foto: Natalia Laurens/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Khoirunnisa Nur Agustyati mengingatkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam memilih tim seleksi calon anggota Bawaslu daerah.

Menurut Khoirunnisa, Bawaslu perlu membuka diri dan menerima masukan dari masyarakat.

Selain itu, Bawaslu juga perlu transparan.

"Terkait dengan proses seleksi timsel calon anggota Bawaslu daerah, Bawaslu perlu transparan tentang berapa jumlah pendaftar dan alasan mereka terpilih," ujar Khoirunnisa, di Jakarta, Senin (9/5).

Dia menambahkan Bawaslu juga perlu membuka diri untuk menerima masukan masyarakat, terutama terkait rekam jejak calon anggota timsel.

"Sebagaimana seleksi timsel periode sebelumnya, memang ada masa Bawaslu meminta masukan masyarakat terkait rekam jejak calon anggota timsel."

"Ini penting untuk tetap diterapkan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam memilih anggota timsel yang terbaik," katanya.

Bawaslu mengumumkan pembukaan pendaftaran calon anggota Tim Seleksi Calon Anggota Bawaslu Provinsi Periode 2022-2027 di 25 provinsi, sebagaimana tercantum dalam laman resmi Bawaslu, Rabu (4/5).

Bawaslu perlu membuka diri dan menerima masukan dari masyarakat dalam memilih tim seleksi (timsel) calon anggota Bawaslu daerah.

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News