Bazar Imlek Kota Tua jadi Destinasi Wisata Kuliner

Bazar Imlek Kota Tua jadi Destinasi Wisata Kuliner
Pengunjung memadati bazar Imlek di Kota Tua, Tanjungpinang, Kepri, Minggu (21/1/2024) malam. (ANTARA/Ogen)

Dia juga mengatakan bahwa ke depan semua bagian Kota Tua akan memiliki wajah yang sama, sehingga menjadi heritage town yang menarik bagi wisatawan.

Kota Tua kini sudah dilengkapi dengan pemandangan air mancur, lampu hias di pinggir jalan, penataan kabel bawah tanah, pembangunan pedestrian jalan, serta area khusus pedagang UMKM berjualan aneka kuliner setiap akhir pekan.

“Kami ingin peninggalan Kota Tua ini disulap menyerupai Jalan Malioboro di Yogyakarta, sebagai destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi, terutama pada malam hari," ucap Ansar.

Salah seorang warga, Rina, mengaku senang bisa berbelanja di Bazar Imlek Kota Tua.

Menurutnya, banyak barang dagangan yang menarik dan murah di sini, terutama kuliner baik tradisional maupun modern.

"Saya suka belanja di sini, banyak barang yang lucu-lucu dan harganya juga terjangkau. Kalau lapar atau haus, tinggal pilih mau makan dan minum apa. Semuanya tersedia," kata Rina.

Seorang pegiat UMKM, Siti mengatakan Bazar Imlek merupakan kesempatan baginya untuk mempromosikan produk kulinernya.

Dia mengaku omzetnya meningkat sejak berjualan di Bazar Imlek, yaitu sekitar Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta per hari.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan Bazar Imlek di Kota Tua, Tanjungpinang, bisa menjadi destinasi wisata kuliner.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News