Bea Cukai Jateng DIY dan Bea Cukai Banyuwangi Memaparkan Pencapaian Penerimaan Negara

Bea Cukai Jateng DIY dan Bea Cukai Banyuwangi Memaparkan Pencapaian Penerimaan Negara
Berbagai sektor memberikan kontribusi pada penerimaan negara. Foto/Ilustrasi: Bea Cukai.

Bea keluar juga mulai menunjukkan tren positif. 

Ekspor produk turunan CPO menjadi kontributor lonjakan penerimaan bea keluar hingga tumbuh 34,08 persen (yoy) atau Rp 11,3 miliar.

Nur berharap penerimaan 2021 dapat tercapai mengingat tren dari sektor cukai, bea masuk, dan bea keluar yang secara keseluruhan mengalami pertumbuhan dibanding 2020. 

“Tren bea masuk kami masih optimistis, mengingat dari Januari selalu di atas 2020 (yoy). Bea keluar kami juga masih optimistis, trennya juga saya lihat grafiknya masih di atas 2020. Untuk hasil tembakau, memang tren masih cukup, semoga di September atau Oktober ini bisa naik,” harap Nur.

Sementara itu, Bea Cukai Banyuwangi dalam rapat DKO-nya juga menyampaikan kemajuan pencapaian target kinerja sampai dengan bulan pelaporan. 

Tidak hanya menyampaikan progres capaian, dalam DKO juga di bahas langkah dan strategi pada bulan berjalan untuk mencapai target yang telah ditentukan.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Banyuwangi Dominica Roesdiati mengungkapkan dari sisi penerimaan tercapai 80,06 persen dari target yang telah ditentukan. Capaian penerimaan Rp 5.955.430.750 dari target penerimaan Rp 7.438.884.000.

“Capaian penerimaan sebesar ini merupakan capaian yang luar biasa, mengingat baru menginjak bulan ketujuh tahun berjalan,” ujarnya.

Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, dan Bea Cukai Banyuwangi memaparkan progres pencapaian penerimaan negara. 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News