Begini Cara JHL Group Menunjukkan Kepedulian ke Para Penggali Makam Korban COVID-19

Begini Cara JHL Group Menunjukkan Kepedulian ke Para Penggali Makam Korban COVID-19
JHL Group memberikan berbagai bantuan untuk para pekerja di TPU Pondok Rangon, Jumat (17/4). Foto: JHL Group untuk JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Laju persebaran COVID-19 di Tanah Air masih tinggi. Berdasar data pemerintah, hingga Jumat (17/4) jumlah kasus positif mencapai 5.923. Pasien dinyatakan sembuh berjumlah 607, sedangkan meninggal dunia mencapai 520.

DKI Jakarta masih menjadi daerah dengan tingkat kasus positif paling tinggi. Yakni 2.815. Yang dinyatakan sembuh 204 orang dan meninggal dunia 246.

Masih tingginya persebaran COVID-19 yang diikuti angka kematian, membuat kesibukan para petugas di pemakaman seolah tak pernah berhenti. Misanya petugas di TPU Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur.

Terhitung sejak 13 Maret lalu, TPU Pondok Rangon ditetapkan sebagai lokasi pemakaman dalam protokol penanganan jenazah Corona (Covid-19) oleh Pemprov DKI.

“Setiap hari kami melakukan prosesi pemakaman dengan protokol penangan COVID-19,” kata Penanggung Jawab Pelaksana Pemakaman COVID-19 Jaktim Muhaimin, Jumat (17/4).

Menurut dia, penanganan pemakaman jenazah COVID-19 berbeda dengan jenazah biasa. Karena itu dibentuklah dua tim. Tim pertama bertugas menggali kubur. Tim kedua yang memakamkan jenazah

Nah tim pemakaman, saat menjalankan tugas mereka diwajibkan menggunakan APD lengkap. Seperti baju hazmat, masker, sarung tangan dan lainnya. “Kami sangat ketat menerapkan protokol COVID-19 ini. Jangan sampai kami tertular,” ujarnya

Sejatinya, pekerja di pemakanan COVID-19 termasuk kelompok yang beresiko tinggi. Namun, kadang keberadaan mereka ini luput dari perhatian masyarakat.

Laju persebaran COVID-19 di Tanah Air masih tinggi. Berdasar data pemerintah, hingga Jumat (17/4) jumlah kasus positif mencapai 5.923. Pasien dinyatakan sembuh berjumlah 607, sedangkan meninggal dunia mencapai 520.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News