Begini Kronologi Saat TNI AL Sikat Tanker Mencurigakan Ini, Menegangkan

Begini Kronologi Saat TNI AL Sikat Tanker Mencurigakan Ini, Menegangkan
Ilustrasi Alutsista TNI AL yakni KRI Singa-651 saat pengamanan laut. Foto: Dispen Koarmada II

jpnn.com, JAKARTA - Panglima Koarmada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Arsyad Abdullah mengatakan pihaknya menangkap tanker MT. Zodiac Star berbendera Panama yang diduga mengangkut minyak hitam sekitar 4.600 ton.

TNI AL mengamankan tanker tersebut di Perairan Pulau Tolop, Kepulauan Riau.  Kapal diamankan karena tidak memiliki kelengkapan dokumen yang tepat.

“Penangkapan MT. Zodiac Star berbendera Panama ini merupakan salah satu wujud nyata pelaksanaan tugas jajaran Koarmada I dan komitmen dari pimpinan TNI AL," kata jenderal berbintang satu itu melalui keterangan persnya, Rabu (1/9).

Penangkapan MT. Zodiac Star berbendera Panama berawal dari laporan intelijen yang ditindaklanjuti oleh Lanal Batam dengan menggerakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Nipa I-4-57 guna menyisir Perairan Pulau Tolop, Kepulauan Riau.

Kapal Angkatan Laut (KAL) Nipa yang menuju lokasi melihat secara visual sebuah kapal yang mencurigakan. Kapal milik TNI AL itu kemudian menghentikan dan memeriksa MT. Zodiac Star.

Dari pemeriksaan awal diketahui kapal berbendera Panama MT. Zodiac Star dengan bobot 3.224 GT memuat minyak hitam sekitar 4.600 Ton.

MT. Zodiac Star diawaki 19 orang termasuk nakhoda. 18 orang berkewarganegaraan Indonesia dan satu berpaspor Malaysia. 

Tanker yang berlayar di perairan Indonesia diketahui tidak dilengkapi Surat Persetujuan (Port Clearence).

Jajaran TNI AL menangkap tanker MT. Zodiac yang diduga membawa selundupan di perairan Indonesia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News