Begini Rencana Jokowi untuk Penataan Puncak Waringin Labuan Bajo

Begini Rencana Jokowi untuk Penataan Puncak Waringin Labuan Bajo
Presiden Jokowi saat berada di Puncak Waringin di Labuan Bajo, Senin (20/1). Foto: BPMI Setpres

Terminal multifungsi tersebut nantinya akan memisahkan aktivitas pariwisata dan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Labuan Bajo yang akan dikhususkan bagi kapal-kapal wisatawan yang akan bersandar dan berkunjung ke daerah itu.

"Nanti pelabuhan ini (Labuan Bajo, red) akan bersih dari kontainer-kontainer, ditarik dari sini ke Wae Kelambu tadi. Selesai nanti insyaallah akhir tahun ini," sambung Jokowi.

Proyek pembangunan terminal multifungsi tersebut disiapkan untuk dapat menampung peti kemas hingga 100.000 TEUs dari sebelumnya 24.000 TEUs di Pelabuhan Labuan Bajo.

Terminal tersebut akan dilengkapi dengan sarana penunjang yang lebih lengkap dan besar seperti satu unit gudang dengan luas 1.200 meter persegi yang dapat melayani penyimpanan barang hingga kurang lebih 600.000 ton per tahun dan lain sebagainya.

Dalam kunjungan kali ini, Jokowi sekaligus meresmikan Hotel Inaya Bay Komodo, yang secara khusus memang dipersiapkan untuk menunjang Labuan Bajo sebagai destinasi wisata bersegmen super premium di NTT.

"Saya tidak ingin berpanjang kata, semoga hotel ini bisa memberikan dukungan penuh bagi pariwisata di Labuan Bajo," ujarnya saat peresmian.

Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, Menhub Budi Karya Sumadi, Mensesneg Pratikno, dan pejabat daerah. (fat/jpnn)

Kawasan Puncak Waringin di Labuan Bajo sedang ditata menjadi salah satu destinasi wisata prioritas yang disiapkan pemerintahan Jokowi, dan sedang dikembangkan menjadi sebuah kawasan industri pariwisata.


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News