Bela Prabowo, Dasco Sebut Kemelut Natuna Bukan Cuma soal Gebrak Meja

Bela Prabowo, Dasco Sebut Kemelut Natuna Bukan Cuma soal Gebrak Meja
Sufmi Dasco Ahmad. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pemerintah sudah cukup keras memberikan respons terhadap kemelut di perairan Natuna Utara.

Dasco menilai jalur diplomasi dan pengerahan armada di wilayah tersebut merupakan pilihan yang tepat. "Apa yang dilakukan Menlu melalui jalur diplomasi saya pikir sudah cukup keras dan sudah pas. Kemudian pengerahan armada untuk memperlihatkan kita juga keras dalam penegakan kedaulatan juga sudah pas," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (7/1).

Menurut dia yang harus dilakukan adalah komunikasi dan diplomasi yang intens untuk menyamakan persepsi terkait garis batas di perairan Natuna sehingga persoalan di wilayah tersebut bisa diselesaikan dengan baik.

Dia menilai komunikasi negosiasi melalui jalur diplomasi harus dilaksanakan karena tidak mungkin mengajak langsung perang terhadap Tiongkok.

"Kepada pada para teman-teman terutama pengamat harus melihat posisi dengan pas, jangan memberikan komentar atau pendapat yang justru memperlemah semangat kebangsaan kita dalam rangka menegakkan kedaulatan di wilayah kita sendiri," ujarnya.

Dasco membantah Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto bersikap lembek terkait persoalan di Perairan Natuna Utara karena sudah menunjukkan kinerja yang baik dalam merespons masalah tersebut.

Dia mengatakan pelaksanaan di lapangan sudah dilakukan TNI sehingga percuma kalau merespons persoalan di Natuna hanya gebrak meja, tetapi tidak ada aksi nyata.

"Apakah mesti ucapan di media menunjukkan kinerja? Kan tidak juga. Kinerja seorang Menhan sudah dilakukan dengan pas menurut saya," katanya. (antara/jpnn)

Dasco menyebut sikap pemerintah sudah cukup keras merespons kemelut yang terjadi di Natuna.


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News