Benarkah Seorang Dokter di RSUD Jatisampurna Meninggal Karena Tertulari Virus Corona Saat Bertugas?

Benarkah Seorang Dokter di RSUD Jatisampurna Meninggal Karena Tertulari Virus Corona Saat Bertugas?
Ruang isolasi untuk pasien virus Corona di sebuah rumah sakit. Ilustrasi FOTO ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

jpnn.com, BEKASI - Seorang dokter di RSUD Jatisampurna, Bekasi dikabarkan meninggal dunia akibat tertulari virus corona saat bertugas. Dokter itu dikabarkan mengembuskan nafas terakhir pada 29 Maret 2020 pukul 05.40 WIB di RSUP Persahabatan, Jakarta.

Terkait kabar tersebut, Ketua Satgas Darurat Bencana Covid-19 Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil dari Litbangkes Kementerian Kesehatan.

“Iya benar (meninggal-red), tapi kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari Litbangkes,” kata Tri, Rabu (1/4).

Menurut Tri, penetapan seseorang positif covid-19 hanya dilakukan oleh Litbangkes. Karena itu, status dokter yang meninggal belum bisa dipastikan positif covid-19.

“Karena mengidap (positif) Corona kan harus tetap Litbangkes yang menetapkan,” tegas Tri.

Dirinya menjelaskan hingga saat ini belum ada warga Kota Bekasi yang meninggal akibat Covid-19.

“Iya kalau dari update di website belum ada, kan informasinya satu pintu. Jadi kabar itu belum bisa dipastikan,” tutupnya.(pojokbekasi)

Dokter itu dikabarkan mengembuskan nafas terakhir pada 29 Maret 2020 pukul 05.40 WIB di RSUP Persahabatan, Jakarta.


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News