JPNN.com

Benarkan Meditasi Bisa Menyebabkan Perasaan Negatif?

Selasa, 11 Juli 2017 – 20:20 WIB Benarkan Meditasi Bisa Menyebabkan Perasaan Negatif? - JPNN.com
Ilustrasi. Meditasi. Foto IST

jpnn.com - Meditasi sudah banyak dipuji oleh pakar kesehatan sebagai cara untuk mengurangi stres, meningkatkan kesadaran diri dan mendorong gaya hidup sehat.

Namun faktanya, sebuah studi baru menemukan praktik tersebut justru bisa menyebabkan perasaan negatif bagi beberapa orang.

Penelitian yang dilakukan Universitas Brown yang mewawancarai hampir 100 meditator dan guru meditasi, mengungkapkan efek samping yang sering dilaporkan, termasuk hipersensitivitas terhadap cahaya atau suara.

Insomnia dan gerakan tubuh disengaja juga dilaporkan, selain perasaan takut, cemas dan panik.

"Kami tidak mencoba menakut-nakuti orang yang ingin mencoba meditasi," kata visiting assistant professor at Brown’s Cogut Center for the Humanities and co-lead researcher of the study, Jared Lindahl, seperti dilansir laman Today, Minggu (9/7).

"Dengan begitu banyak jenis meditasi, guru dan aplikasi, orang-orang yang ingin bermeditasi perlu memahami tujuan mereka dan menemukan guru atau bentuk yang sesuai dengan apa yang mereka cari," tambah Lindahl.

Durasi efek negatif, seperti insomnia atau hilangnya emosi bervariasi antara setiap orang, dari beberapa hari hingga lebih dari satu dekade, menurut penelitian yang dipublikasikan pada jurnal sains Plos One.

Penting untuk dicatat bahwa peneliti mencari meditator dan guru yang memiliki pengalaman menantang karena tidak banyak penelitian tentang masalah ini.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...