Benda-benda Berusia Lebih dari Seribu Tahun Milik Umat Islam Ditemukan di Sydney

Benda-benda Berusia Lebih dari Seribu Tahun Milik Umat Islam Ditemukan di Sydney
Khaled Sabsabi menggunakan seni untuk melawan stereotip dan ketakutan terhadap "orang yang berbeda". (ABC Radio Sydney: Declan Bowring)

"Ide-ide hebat lahir ketika kita di ujung tanduk, bukan saat kita merasa nyaman dan puas," kata Khaled.

Pelajaran untuk dunia

'Moments in Waiting' merupakan salah satu karya yang masih dalam proses pengerjaan dan akan ditampilkan di Powerhouse Parramatta, yang baru akan dibuka pada tahun 2025.

Tempat ini merupakan lokasi yang cocok untuk karya Khaled, di mana terdapat banyak keberagaman budaya dari kalangan migran di pinggiran Sydney barat.

Kekayaan budaya inilah yang menjadi alasan Khaled ingin tetap tinggal di kawasan tersebut hingga saat ini.

Menurutnya Sydney Barat adalah contoh yang baik bagi komunitas di seluruh dunia soal tempat di mana orang-orang berkumpul.

"Saya sangat percaya pada keragaman budaya dan konstruksi masa depan migrasi dan pengungsian global… baik itu bencana lingkungan atau bencana akibat ulah manusia," kata Khaled.

"Sydney Barat merupakan perwujudan dari hal tersebut dan memiliki sesuatu yang dapat diajarkan kepada seluruh dunia."

Diproduksi oleh Natasya Salim dari laporan dalam bahasa Inggris


Sebagai bagian dari proyeknya, seorang seniman di kota Sydney meminta warga Muslim untuk menunjukkan benda-benda yang mereka di rumah


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News