Berangkatkan 200 PMI ke Korsel, Kepala BP2MI: Akan Terus Bertambah

Berangkatkan 200 PMI ke Korsel, Kepala BP2MI: Akan Terus Bertambah
Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran (BP2MI) Benny Rhamdani mengatakan pemerintah memasang target pada 2023 kuota pemberangkatan ke Korsel akan melibihi dari angka tahun sebelumnya. Foto: Dok BP2MI

"Di atas panggung yang megah ini kami jajaran BP2MI melepas 200 PMI dan bentuk penghormatan negara. Saya katakan komitmen kami di BP2MI melindungi PMI. Kita siap memerangi mafia penempatan ilegal PMI yang memperjualbelikan anak bangsa," ujar Benny.

BP2MI siap melakukan perang dengan para mafia PMI tersebut. Sehingga pihaknya berkomitmen melindungi pahlawan devisa Indonesia ini.

"Tidak ada kata kompromi untuk mafia PMI, komitmen saya semenjak dilantik oleh Presiden Jokowi untuk melindungi PMI dari ujung rambut sampai ujung kaki," tegasnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mengatakan sudah ribuan PMI diselamatkan BP2MI yang hendak diberangkatkan melalui jalur ilegal oleh mafia PMI.

"Kami di BP2MI sudah menangkap ribuan perusahaan penyalur ilegal dan menelungkan PMI yang sebelumnya diberangkatkan melalui jalur ilegal," ujarnya.

Karena itu Benny berharap di peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day, tidak ada lagi penindasan terhadap para pekerja. Termasuk para pahlawan devisa Indonesia.

"Di hari may day ini kita berharap dan mudah-mudahan tidak ada lagi penindasan oleh siapapun atas nama apapun kepada pekerja kita entah di di luar negeri atau di dalam negeri," ucap Benny Rhamdani.(mcr10/jpnn)

Di Hari Buruh Sedunia, pemerintah Indonesia memberangkatkan 200 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Korsel.


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News