JPNN.com

Berapa Batas Aman Minum Kopi dalam Sehari?

Senin, 24 Juni 2019 – 16:54 WIB Berapa Batas Aman Minum Kopi dalam Sehari? - JPNN.com

jpnn.com - Minum kopi bagi sebagian masyarakat sudah menjadi gaya hidup tersendiri, apalagi di kota-kota besar. Segelas kopi enak bisa dengan mudahnya ditemukan, apalagi turut didukung dengan layanan pesan antar.

Minum kopi setiap hari sebetulnya tak masalah. Namun, bisa jadi masalah jika konsumsinya berlebihan, apalagi dengan banyak tambahan seperti gula, krim, krimer, dan lain-lain. Demi kesehatan, sebetulnya berapa batas aman minum kopi dalam sehari?

Sebelumnya, perlu diingat bahwa yang menjadi perhatian dari minum kopi adalah kafein yang menjadi jagoannya. Jumlah kafein yang bisa dikonsumsi tiap hari berbeda-beda, tergantung pada masing-masing individu yang bergantung pada usia, riwayat penyakit, dan respons tubuh terhadap kafein.

Ada orang yang dengan dosis rendah sudah mengalami keluhan seperti berdebar-debar, sementara sebagian lainnya tidak mengalami keluhan apa pun, bahkan setelah minum beberapa cangkir kopi.

Masih ada pro dan kontra terkait keuntungan dan kerugian dari konsumsi kopi. Faktanya, bagi sebagian orang kopi adalah satu-satunya sumber antioksidan yang cukup besar. Studi juga menunjukkan bahwa peminum kopi memiliki risiko berbagai penyakit yang lebih rendah, seperti diabetes tipe 2, gangguan neurologis, dan penyakit liver. Namun, bukan berarti konsumsi kopi tak memiliki cela.

Yang terjadi, konsumsi yang berlebihan dapat memicu gangguan pada otak dan pencernaan, serta beberapa gangguan lain seperti sakit kepala, gelisah, jantung berdetak cepat, insomnia, tremor, hingga potensi kematian jika kandungan kafein dalam kopi dikonsumsi hingga overdosis.

Karena terdapat dampak buruk seperti yang disebutkan di atas, Anda yang termasuk penikmat kopi harus tahu batasan minum kopi dalam sehari demi kesehatan. Ini penting agar Anda bisa mendapatkan manfaatnya secara optimal, sekaligus meminimalkan efek samping yang ada.

Lalu berapa batas aman minum kopi dalam sehari

Sumber klikdokter

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...